Ombudsman Minta Lurah Empoang Selatan Dicopot, Begini Reaksi Penjabat Sekda Jeneponto

Menanggapi hal itu, penjabat Sekda Jeneponto Dr Syafruddin Nurdin, mengungkapkan akan menindaklanjuti rekomendasi itu.

Ombudsman Minta Lurah Empoang Selatan Dicopot, Begini Reaksi Penjabat Sekda Jeneponto
muslimin/tribunjeneponto.com
Penjabat Sekda Jeneponto Dr Syafruddin Nurdin. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU -  Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan meminta Bupati Jeneponto agar mencopot Muhammad Yusuf yang menjabat sebagai Lurah Empoang Selatan, Kecamatan Binamu.

Rekomendasi yang dikeluarkan Ombudsman itu diterima oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kabupaten Jeneponto, Maskur.

Baca: Ombudsman Minta Bupati Jeneponto Copot Lurah Empoang

Menanggapi hal itu, penjabat Sekda Jeneponto Dr Syafruddin Nurdin, mengungkapkan akan menindaklanjuti rekomendasi itu.

"Kami akan mencoba mempelajari rekomendasinya Ombudsman seperti apa, hasilnya seperti apa itu masih perlu kita pelajari," kata Dr Syafurddin Nurdin saat ditemui di warkop Balla Kopi Turatea, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu.

Setelah pihaknya mempelajari rekomendasi yang ada, menurut Syafruddin Nurdin, tidak menutup kemungkinan adanya perubahan sanksi yang lebih meringankan.

"Apa bila dibutuhkan penjelasan dengan bukti-bukti baru, katakannlah yang bersangkutan sudah pernah damai, bukti itu bisa saja meringankan itu," ujarnya.

Menurut Syafruddin Nurdin, apa yang dilakukan Muhammad Yusuf dalam video yang sempat viral di media sosial itu merupakan hal yang kurang etis.

"Meski yang bersangkutan (Muhammad Yusuf) mengaku hanya main-main, tapi kan itu kurang etis sebenarnya, karena kita di pemerintahan itu bukan tempatnya main-main," tegas Syafruddin Nurdin.

Video Muh Yusuf sempat viral lantaran terlihat enggan menandatangai surat permohonan izin usuha yang dimohonkan warganya.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help