LIB Wacanakan Larangan Striker Asing di Liga, Begini Respon Pelatih PSM

Skuat timnas U-23 Indonesia di Asian Games 2018 yang mengandalkan pemain naturalisasi, Alberto Goncalves

LIB Wacanakan Larangan Striker Asing di Liga, Begini Respon Pelatih PSM
TRIBUN-TIMUR/Ilham Mulyawan
Pelatih PSM Robert Rene Alberts 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku Operator Liga 1 Indonesia mewacanakan penghapusan atau pelarangan penggunaan pemain asing yang berposisi sebagai Striker.

Wacana tersebut mencuat setelah PT LIB menerima masukan dari sejumlah pihak termasuk tujuan utamanya lantaran minimnya pemain lokal yang berposisi sebagai striker dan berdampak pada Timnas Indonesia.

Menanggapi wacana tersebut Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, saat dikonfirmasi, Selasa (28/8/2018) Sore, cukup terkejut.

Ia tak menjawab pertanyaan awak media, namun dari gestur tubuh pelatih yang pernah membawa Arema Indonesia juara LIga tahun 2010 itu tampak geleng-geleng kepala.

Sesekali, Robert juga mengangkat bahunya dan terdiam cukup lama sebelum wawancara benar-benar berakhir tanpa jawaban yang pasti.

Meski tak menjawab secara tegas responnya atas wacana itu, Robert di akhir perjumpaannya dengan awak media mengatakan, "Mungkin juga nantinya tidak butuh penjaga gawang," ujarnya sambil berlalu.

Sebelumnya Kompetisi Liga 1 2018 baru melewati tengah musim dan akan berakhir pada awal Desember 2018. Namun, PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah memiliki rencana regulasi-regulasi untuk kompetisi musim 2019.

Salah satunya itu adalah larangan bermain untuk penyerang asing di Liga 1 2019. Rencana itu masih tahap pembahasan dan harus dibicarakan kepada PSSI serta peserta klub Liga 1 2019.

"Itu masih tahap rencana dan masukan juga dari klub Liga 1 2019," kata COO PT LIB, Tigorshalom Boboy, saat berbincang-bincang dengan awak media termasuk BolaSport.com di Kantor PT LIB, Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (13/8/2018) lalu

Halaman
12
Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help