Jawab Kelangkaan LPG, Pertamina MOR VII Kampanyekan Bright Gas

Untuk itu, tujuan dari program ini adalah memberi apresiasi kepada pengusaha yang memakai Bright Gas.

Jawab Kelangkaan LPG, Pertamina MOR VII Kampanyekan Bright Gas
HANDOVER
Manager Komunikasi & CSR Pertamina MOR VII Roby Hervindo 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, langsung menjawab soal kelangkaan LPG di kota Makassar.

Pertamina MOR VII menjawab melalui kampanye dan sosialisasi Bright Gas di tiga lokasi di Kota Makassar bersama tim Tribun Timur, Selasa (29/8/2018).

Manager Komunikasi & CSR Pertamina MOR VII Roby Hervindo mengungkapkan, sebenarnya penyediaan LP di Makassar tercukupi tapi tidak mencapai sasaran.

"Seperti LPG 3 kg diperuntukan untuk masyarakat miskin berpenghasilan 1,5 juta perbulan dan usaha kecil mikro. Tapi ini terbalik," ungkap Roby kepada tribun.

Untuk itu, tujuan dari program ini adalah memberi apresiasi kepada pengusaha-pengusaha dan pebisnis, baik kuliner dan pengusaha yang memakai Bright Gas.

Kata Boby, karena bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) yang diperbolehkan untik memakai tabung LPG. Sedangkan pemakaian Bright Gas untuk non-UKM.

"Makanya terhadap pebisnis non UKM yang sudah memakai Bright Gas inilah yang diberikan apresiasi tersebut dari kami (Pertamina MOR VII)," kata Boby.

Apresiasi tersebut menurut Boby, tidak hanya dengan sebuah plakat saja, tapi juga dengan support yang besar dengan sebuah promosi di media Tribun Timur.

Tiga lokasi yang mendapat apresiasi Pertamina seperti, Restoran Mba Daeng, Jl Pengayoman, Kedai Pojok, Jl Adiyaksa dan Kedai Serba Sambal, Andi Djemma.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help