570 Ribu Obat PCC Temuan Polda Sulsel di Gowa Tak Berlanjut ke Pengadilan, Ini Alasannya

Pengungkapan 570 ribu PCC dan Somadril ini diungkap oleh tim Resmob Polda Sulsel di Lembang Bata, Kecamatan Gantarang, Gowa.

570 Ribu Obat PCC Temuan Polda Sulsel di Gowa Tak Berlanjut ke Pengadilan, Ini Alasannya
handover
Tim Reserse Mobile (Resmob) Polda Sulsel mengamankan ratusan ribu obat jenis PCC di Kabupaten Gowa. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kasus pengungkapan 570 ribu butir obat campuran Somadril dan PCC di Gowa, tidak akan berlanjut ke pengadilan.

Pasalnya, 570 ribu obat terlarang yang diungkap Resmob Polda Sulsel di Gowa ini tidak masuk dalam kategori narkoba karena pengungkapannya akhir 2017.

"Tidak masuk kategori narkoba, kan itu masih undang-undang kesehatan," kata Diresnarkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan, Selasa (29/8/2018) siang.

Pengungkapan 570 ribu PCC dan Somadril ini diungkap oleh tim Resmob Polda Sulsel di Lembang Bata, Kecamatan Gantarang, Gowa.

Baca: Penjaga 570 Ribu PCC di Gowa Ternyata Petani dan Security, Ini Identitasnya

Waktu itu, sebuah gudang terletak di tengah hutan digerebek dan ditemukan bukti tersebut.

Namun setelah itu tim penyidik baru memakai UU Kesehatan.

Diketahui, 6 Maret 2018 lalu, Menteri Kesehatan Prof. Nila Djuwita F. Moeloek, tandatangani Permenkes Nomor 7, 2018, soal perubahan penggolongan narkotika.

"Jadi waktu pengungkapan masih pakai peraturan kesehatan, sekarang baru ada aturan kalau obat itu masuk kategori narkotika," lanjut Hermawan.(*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help