sscn.bkn.go.id - Presiden dan Menpan Rapat dengan BKN Provinsi, Bahas Juknis dan Penetapan Kuota

Informasi yang diterima Kepala Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara IV Makassar, Sayadi, rapat ini juga akan diikuti jajaran BKN pusat.

sscn.bkn.go.id - Presiden dan Menpan Rapat dengan BKN Provinsi, Bahas Juknis dan Penetapan Kuota
Sscn.bkn.go.id - Akhirnya Kepastian Teknologi CPNS 2018 Siap, 5 Aplikasi Latihan Soal Sistem CAT 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Saldi Irawan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Presiden RI Joko Widodo, hari ini diagendakan rapat terbatas dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Komjen Pol Syafruddin di Jakarta.

Rapat terbatas ini akan membahas tentang rekruitmen CPNS daerah, sekaligus menetapkan formasi yang akan dibutuhkan pemerintah dalam rekruitmen tahap dua ini.

Informasi yang diterima Kepala Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara IV Makassar, Sayadi mengatakan bahwa rapat ini juga akan diikuti jajaran BKN pusat.

Baca: Menteri Asman Abnur Digeser, Begini Info Terbaru Rekruitmen CPNS 2018 Menurut Kepala BKD Sulsel

Baca: Informasi Terbaru dari BKD Sulsel untuk Seleksi CPNS 2018, Lengkap 10 Perbedaan dan Pendaftaran?

Baca: Info Terbaru CPNS 2018 - Kemenkeu Ajukan Kuota 5.000 STAN dan 570 Umum, Pantau Terus Menpan.go.id

"Saya terima informasi, Presiden, Menpan, dan Kepala BKN dijadwalkan rapat sekaligus menetapkan formasi penerimaan CPNS," kata Sayadi, Selasa (28/8/2018).

Menurut Sayadi, penerimaan CPNS daerah juknisnya sama dengan pelaksanaan penerimaan CPNS tahap pertama pada tahun 2017 lalu.

CPNS 2018
CPNS 2018 ()

Penerimaan akan digelar secara online melalui website resmi BKN pusat: https://sscn.bkn.go.id/

"Jadi semua formasi akan mengirim lamaran ke BKN melalui website BKN," Sayadi menambahkan.

Kuota Penerimaan

Terkait dengan kuota, itu akan disesuaikan dengan usulan masing-masing Pemda yang telah mengajukan kuota dan formasi kepada Menpan RB melalui BKN.

Halaman
12
Penulis: Saldy
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help