Siapkan 300 Bibit Sakura untuk Budidaya di Toraja, Begini Persiapan Kantor Konsuler Jepang

Sebanyak 300 bibit bunga khas Jepang ini rencananya akan diimpor langsung dari Jepang pada November mendatang

Siapkan 300 Bibit Sakura untuk Budidaya di Toraja, Begini Persiapan Kantor Konsuler Jepang
FAHRIZAL
Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Miyakawa Katsutoshi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kantor Konsuler Jepang di Makassar bakal membudidayakan bunga Sakura di Sulawesi Selatan.

Sebanyak 300 bibit bunga khas Jepang ini rencananya akan diimpor langsung dari Jepang pada November mendatang, dan akan ditanam di Kabupaten Toraja Utara.

Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar Miyakawa Katsutoshi mengatakan, untuk pembenihannya akan terlebih dahulu dilakukan di Toraja Utara.

Tepatnya di area perkebunan kopi PT Toarco Jaya.

"Untuk penanamannya nanti kita lihat bagaimana, tapi untuk setahun akan kami urus dulu sampai bunganya sehat-sehat, setelah oke baru dicarikan tempat penanaman, mungkin bisa ke Malino atau tempat lainnya," kata Miyakawa di sela acara Indonesia-Japan Business & Technology Symposium, di Hotel Sahid Jaya Makassar, Selasa (28/8/2018).

Baca: 300 Bibit Bunga Sakura Jepang bakal Ditanam di Toraja

Di Toraja, 300 bibit bunga akan ditanam dalam pot terlebih dahulu dan mendapat perawatan khusus dari pihak Jepang, hingga siap untuk dipindah dan ditanam di lokasi-lokasi tertentu.

Toraja dipilih karena cuacanya yang cocok untuk membudidayakan bunga Sakura.

"Menanam sakura itu memang harus hati-hati, jadi kita rencana 300 bibit dibawa ke Toraja dulu, di sana dipot setahun sampai berakar sebelum dipindahkan. Di Toraja iklimnya cocok, dingin dan curah hujannya bagus, kalau di Makassar terlalu panas. Kita akan pupuk dan beri tanah yang bagus, pokoknya betul-betul diperhatikan," imbuhnya.

Ia mengungkapkan, sebelumnya Jepang juga pernah membawa 600 bibit bunga ke Indonesia pada tahun 2012, namun pembudidayaanya gagal, bunga Sakura tersebut tak kunjung mekar.

Baca: Peringati 60 Tahun Diplomasi Jepang-Indonesia, Konsulat Jepang di Makassar Gelar Simposium

"Kita kemarin bawa 600 biji untuk coba dibudidayakan namun tidak bisa mekar, tapi tahun ini kita kerja sama dengan Ehime Toyota Motor Corporation yang menyumbangkan 300 bibit Sakura impor, dn kita harap bisa tumbuh baik," imbuhnya.

Katsutoshi berharap, bunga lambang kebahagiaan bagi warga Jepang ini dapat menjadi pariwisata di Sulsel nantinya.

"Prosesnya penanamannya mungkin dalam kurun waktu 3-4 tahun, tapi saya sangat harap sakuranya bisa berbunga, karena ini bisa bagus bagi Toraja dan Sulsel untuk menarik pariwisata," kata dia.(*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help