Home »

Wajo

Komunitas Wajo Bergerak Bantu Orangtua Bayi Kembar 4

Cali berpesan kepada Hartina dan Asis agar memanfaatkan dana bantuan masyarakat tersebut dengan baik.

Komunitas Wajo Bergerak Bantu Orangtua Bayi Kembar 4
st hamdana/tribunwajo.com
Pengusaha muda yang aktif dalam kegiatan sosial, Asriadi saat menyerahkan bantuan bagi orangtua bayi kembar empat di RSUD Lamaddukkelleng, Sengkang, Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan, Selasa (28/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunWajo.com, St Hamdana Rahman

TRIBUNWAJO.COM, TEMPE - Komunitas Wajo Bergerak memberi bantuan bagi orang tua bayi kembar empat di RSUD Lamaddukkelleng, Sengkang, Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan, Selasa (28/8/2018).

Penggalangan dana tersebut dipelopori pengusaha muda yang aktif dalam kegiatan sosial, Asriadi alias Cali. Dana yang diserahkan sebanyak Rp 7,1 juta.

"Ini belum sumbangan akhir, pasti akan ada lagi selanjutnya karena penggalangan dana belum ditutup," ujarnya. Cali menggalang dana melalui media sosial serta pemberitaan di media massa.

"Alhamdulillah, gerakan kepedulian kami direspon baik. Awalnya banyak yang ragukan tapi kami Insya Allah dapat dipercaya," jelasnya.

Baca: Bantu Biaya Perawatan Bayi Kembar 4, Ketua DPRD Wajo Apresiasi Pemkab

Baca: Bupati Wajo Jenguk dan Beri Bantuan Bayi Kembar 4 di RSUD Lamaddukkelleng

Orangtua bayi, Asis dan Hartina pun menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut.

"Kami sangat terharu atas kepeduliaanya dengan kondisi kami yang kekurangan, kami tak bisa membalas, hanya bisa mendoakan semoga para penyumbang diberkahi Allah," katanya.

Sementara itu, Cali berpesan kepada Hartina dan Asis agar memanfaatkan dana bantuan masyarakat tersebut dengan baik.

"Manfaatkan untuk kebutuhan bayinya, semoga bisa panjang umur dan besar menjadi sukses," harap Cali.

Bayi kembar empat yang lahir 20 Agustus 2018 masih menjalani perawatan intensif di ruang Neonatal Intensive Care (NICU) RSUD Lamaddukkelleng.

Keempat bayi yang lahir prematur hanya memiliki berat rata-rata 1 kg dan biaya perawatannya sekitar Rp 5 juta perhari.

Orangtua bayi tersebut hidup serba kekurangan. Ayahnya pekerja serabutan. Pemkab Wajo pun menanggung seluruh biaya perawatannya.(*)

Penulis: St Hamdana Rahman
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help