Ini 2 Poin Penting Pertemuan DPRD Sulsel dengan Jusuf Kalla

Agenda DPRD Sulsel yakni meminta penjelasan tentang kronologis pembangunan Masjid Al Markaz di lahan Pemprov Sulsel.

Ini 2 Poin Penting Pertemuan DPRD Sulsel dengan Jusuf Kalla
HANDOVER
Pembina Yayasan Islamic Center, M Jusuf Kalla, menerima pimpinan DPRD di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta Pusat, Selasa (28/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pembina Yayasan Islamic Center, M Jusuf Kalla, menerima pimpinan DPRD di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta Pusat, Selasa (28/8/2018).

Legislator DPRD Sulsel berbicara dengan JK selama 1 jam kemudian menonton Final Bulutangkis Tunggal Putra Asian Games 2018.

Agenda DPRD Sulsel yakni meminta penjelasan tentang kronologis pembangunan Masjid Al Markaz di lahan Pemprov Sulsel.

Sementara itu, agenda kedua yakni meminta penjelasan tentang surat yayasan yang meminta hibah lahan pemprov 7 hektare akan dimanfaatkan untuk apa.

Baca: Pansus Hibah Lahan Pemprov Sulsel Nonton Bareng Jusuf Kalla

Armin menjelaskan, JK menjelaskan awal mula lahan itu adalah milik Universitas Hasanuddin.

Unhas kemudian melakukan tukar guling dengan Pemprov Sulsel.

"Praktis lahan unhas jadi milik pemprov, hal itu dilakukan utk memenuhi hajat Jendela Jusuf ingin membangun masjid terbesar di Makassar," katanya.

JK pun mengungkapkan kala itu Gubernur HZB Palaguna (gubernur Sulsel periode 1997-2003) sekalian ingin menghibahkan lahan tersebut pada yayasan.

"Tapi, Jenderal Jusuf belum siap waktu itu karena kendala pembayaran pajak lahan," kata Armin menirukan pernyataan JK.

Baca: Pemprov Hibahkan Lahan untuk Yayasan Al Markaz, Ini Harapan LBH

JK pun menjelaskan, sejak 2017 Yayasan Al Markaz kembali memohonkan hibah lahan untuk pembangunan Sekolah Islami Bertaraf Internasional.

"Pak JK menyatakan, anggaran Yayasan untuk pembangunan areal pusat pendidikan itu sudah siap sejak setahun lalu, sehingga jika hibah itu diberikan, maka pembangunan segera dimulai," katanya.

Sekretaris Komisi C DPRD Sulsel ini mengatakan pansus mendapatkan informasi dan data dalam pembahasan rapat pansus. (*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help