Enam Desa di Jeneponto Tanpa Kades Definitif

Menurut Sofyan Saga, dua dari enam desa yang ditinggal masa bakti kepala desanya hingga saat ini masih mengalami kekosongan jabatan.

Enam Desa di Jeneponto Tanpa Kades Definitif
muslimin/tribunjeneponto.com
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jeneponto, Sofyan Saga 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Enam jabatan kepala desa di Jeneponto mengalami kekosongan setelah ditinggal pensiun kepala desa sebelumnya.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jeneponto, Sofyan Saga, saat ditemui di rumah jabatan bupati Jeneponto, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Selasa (28/08/2018).

"Kepala desa yang berakhir masa baktinya tahun ini ada enam, Kepala Desa Kapita Muhammad Nur, Desa Bulusuka Hamza, Je'netallasa Haji Salam, Desa Samataring Kareng Rumbu, dan kepala Desa Gantarang Muyati dan Desa Balang Loe Tarowang Satria Dukka yang meninggal karena sakit," kata Sofyan Saga.

Menurut Sofyan Saga, dua dari enam desa yang ditinggal masa bakti kepala desanya hingga saat ini masih mengalami kekosongan jabatan.

"Desa Kapita dan Bulusuka itu nanti bulan 10 (November baru ada Pltnya), sementara empat lainnya sudah ada Pltnya," ujar Sofyan Saga.

Untuk mengisi jabatan defenitif ke enam kepala desa itu, pihaknya berencana akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019 mendatang.

"Saya sampaikan ke pak bupati tahun depan itu ada sekitar 32 kepala desa yang habis masa baktinya, jadi kalau memungkinkan digelar pilkades serentak kemungkinan Juni mulai berproses sehingga November itu sudah pemilihan dan Desembernya dilantik," tuturnya.

Jabatan pelaksana tugas (Plt) yang bakal mengisi ke enam desa itu berlansung hingga penetapan kepala desa yang defenitif.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help