300 Bibit Bunga Sakura Jepang bakal Ditanam di Toraja

Sebanyak 300 bibit bunga khas Jepang ini rencananya akan diimpor langsung dari Jepang pada November mendatang

300 Bibit Bunga Sakura Jepang bakal Ditanam di Toraja
FAHRIZAL
Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Miyakawa Katsutoshi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Memeringati 60 tahun hubungan diplomasi antara Indonesia dan Jepang, Kantor Konsuler Jepang di Makassar merayakan dengan berbagai cara, salah satunya dengan membudidayakan bunga Sakura di Sulawesi Selatan.

Sebanyak 300 bibit bunga khas Jepang ini rencananya akan diimpor langsung dari Jepang pada November mendatang, dan akan ditanam di Toraja.

Hal tersebut dingkapkan Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Miyakawa Katsutoshi di sela acara Indonesia-Japan Business & Technology Symposium, di Hotel Sahid Jaya Makassar, Selasa (28/8/2018).

"Ide saya di 60 tahun hubungan Indonesia dn Jepang, tahun ini impor 300 bibit Sakura, nanti bulan November datang, dan mungkin tanggal 26 ada acara serah terima di rujab gubernur nanti," kata Katsutoshi.

Katsutoshi mengatakan, ia tertatik membudidayakan bunga Sakura karena ini menjadi simbol persahabatan dan kerja sama 60 tahun Jepang-Indonesia, serta dapat menjadi pariwisata di Sulsel.

Ia menjelaskan, setiap tahun sekitar 400 ribu orang Indonesia berwisata ke Jepang, dan salah satu tujuan mereka adalah dapat melihat bunga Sakura bermekaran.

"Sekarang pengunjung pariwisata orang Indonesia yang ke Jepang itu sekitar 400 ribuan per tahun. Tujuan pertama itu makanan atau kulinernya, tapi tujuan kedua yaitu melihat bunga Sakura, berarti orang Indonesia sangat mencintai Sakura juga sebenarnya," kata dia.

"Tapi sayangnya di Indonesia tidak ada Sakura, mungkin cuma di Bogor saja ada yang tumbuh, di Taman Raya Bogor itu yang ditanam tahun 1962 dan sekarang berbunga, tapi di Indonesia timur itu belum ada," sambung dia.

Di Toraja, 300 bibit bunga akan ditanam dalam pot terlebih dahulu dan mendapat perawatan khusus dari pihak Jepang, hingga siap untuk dipindah dan ditanam di lokasi-lokasi tertentu.

Toraja dipilih karena cuacanya yang cocok untuk membudidayakan bunga Sakura, dan di Toraja juga sudah ada lahan yang disiapkan oleh PT Toarco, perusahan perkebunan kopi yang didirikan oleh pihak Jepang bekerjasama Indonesia.

"Menanam sakura itu memang harus hati-hati, jadi kita rencana 300 bibit dibawa ke Toraja dulu, di sana dipot setahun sampai berakar sebelum dipindahkan. Di Toraja iklimnya cocok, dingin dan curah hujannya bagus, kalau di Makassar terlalu panas. Kita akan pupuk dan beri tanah yang bagus, pokoknya betul-betul diperhatikan," imbuhnya.

Katsutoshi menjelaskan, impor bunga Sakura ini juga telah mendapat izin dari Departemen Pertanian, serta telah diketahui oleh Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla dan Gubernur Sulsel terpilih Nurdin Abdullah.

300 bibit bunga Sakura yang didatangkan merupakan sumbangan dari Ehime, yang merupakan salah satu tempat bunga Sakura terbaik yang ada di Jepang. (*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help