Spesialis Pembobol Rumah Kosong Dibekuk Polisi, Begini Sepak Terjangnya

Sepanjang tahun 2017 hingga 2018, warga Jl Barukang Utara itu mengaku telah beraksi di enam titik.

Spesialis Pembobol Rumah Kosong Dibekuk Polisi, Begini Sepak Terjangnya
HANDOVER
Nur Alam Dg Bayu (21), pembobol rumah yang memperoleh ratusan juta rupiah dari hasil kejahatannya. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR  - Nur Alam Dg Bayu (21), pembobol rumah yang memperoleh ratusan juta rupiah dari hasil kejahatannya.

Sepanjang tahun 2017 hingga 2018, warga Jl Barukang Utara itu mengaku telah beraksi di enam titik.

Uniknya, Alam beraksi seorang diri.

Sekali beraksi, Alam bisa meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah.

Terakhir, ia membobol rumah di Jl Baji Pamai No 10 Kecamatan Mamajang pada 7 Agustus 2018.

Di lokasi itu, ia mengambil sejumlah barang berharga mulai perhiasan hingga barang elektronik seperti laptop, kisarannya mencapai Rp 50 juta.

Baca: Resmob Gabungan Polda Sulsel Bekuk Spesialis Pembobol Konter HP, Modusnya Unik

"Itu merupakan laporan terakhir atas pembobolan yang terjadi dan hasil interogasi pelaku mengakuinya dan masih ada lima TKP lagi dengan jumlah hasil pencurian yang lebih besar lagi," ujar Humas Polrestabes Makassar, Kompol La Ode Idris, Senin (27/8/2018).

Pelaku pun berhasil diringkus, Minggu (26/8/2018) malam, saat sedang berada di rumah kenalannya di Jl Nuri.

Saat diinterogasi, Alam mengaku menyisir rumah yang diketahui sedang ditinggal dalam keadaan kosong.

Bermodalkan obeng dan perkakas lainnya, ia masuk melalui pintu depan ataupun jendela yang telah dirusak.

Hal itu dilakukan setelah Alam melakukan survei beberapa kali di rumah yang ingin disatroni.

Baca: Kisah Sukses Retna Ningtyas, Anak Satpam yang Raih Gelar Doktor di Tempat Ayahnya Bekerja

Dari hasil yang diperoleh setelah beraksi, Alam pun menjual barang curiannya berupa perhiasan emas maupun barang elektronik ke lima orang penadah.

Kelima penadah yang menjadi rekan bisnis haramnya itu yakni Rudi Jabal Nur warga Jl Cendrawasih, Faris Adisa dan Almuddin warga Jl Nuri Baru, serta Rio Pratama dan Suwardi warga Jl Rajawali.

"Para penadah ini juga turut diamankan bersama barang bukti hasil pencurian yang masih ada di tangan mereka masing-masing," tutup La Ode.(ian)

Penulis: Alfian
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help