Ribuan Warga Bantaeng Memilih Saat Pilkada Tak Bisa Nyoblos di Pemilu 2019

Menurutnya, penurunan jumlah itu disebabkan oleh banyaknya warga yang namanya tercantum dalam DPT pemilih pilkada tetapi hingga kini

Ribuan Warga Bantaeng Memilih Saat Pilkada Tak Bisa Nyoblos di Pemilu 2019
edi/tribunbantaeng.com
Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Bantaeng, Hamzar. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Jumlah pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mengalami penurunan di Kabupaten Bantaeng.

Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Bantaeng, Hamzar mengatakan bahwa jumlah DPT pada Pilkada Bantaeng 2018 sebanyak 140.535, sedangkan DPT Pemilu 2019 sebanyak 135.537.

"Untuk Pemilu 2019 jumlah DPT mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Pilkada 2018. Penurunannya sebanyak 4.998," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Senin (27/8/2018).

Menurutnya, penurunan jumlah itu disebabkan oleh banyaknya warga yang namanya tercantum dalam DPT pemilih pilkada tetapi hingga kini belum merekam e-KTP.

Padahal, syarat untuk terdaftar sebagai pemilih pada Pemilu 2019 adalah mereka harus merekam data kependudukannya di Disdukcapil.

"Sehingga mereka yang tercatat sebagai pemilih pada Pilkada lalu tetapi belum merekam data kependudukannya. Maka kami coret namanya," tambahnya.

Penyebab lainnya adalah pemilih yang telah berstatus Tidak Memenuhi Syarat (TMS) karena telah meninggal dunia atau telah pindah domisili.

Sementara itu, jika mereka yang telah dicoret namanya tetapi kemudian merekam data kependudukan dan telah memiliki e-KTP, maka akan didaftar dalam daftar pemilih khusus (DPK).

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help