Protes Pemotongan Anggaran, Aliansi Karang Taruna se-Bulukumba Juga Temui Wabup

Di ruangan kerja wabup berkacamata itu, pengunjuk rasa kemudian saling bergantian menyampaikan aspirasinya.

Protes Pemotongan Anggaran, Aliansi Karang Taruna se-Bulukumba Juga Temui Wabup
firki/tribunbulukumba.com
- Setelah berunjuk rasa di Kantor DPRD dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bulukumba, Aliansi Karang Taruna se-Kecamatan Bulukumpa, melanjutkan aksinya di Kantor Bupati Bulukumba, Jl Jend Sudirman Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Senin (27/8/2018) sore. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Setelah berunjuk rasa di Kantor DPRD dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bulukumba, Aliansi Karang Taruna se-Kecamatan Bulukumpa, melanjutkan aksinya di Kantor Bupati Bulukumba, Jl Jend Sudirman Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Senin (27/8/2018) sore.

Namun di lokasi tersebut pengunjuk rasa tidak lama menyampaikan orasinya, pasalnya, Wakil Bupati (Wabup) Bulukumba Tomy Satria Yulianto, meminta pengunjuk rasa untuk menemuinya di ruangan kerjanya.

Di ruangan kerja wabup berkacamata itu, pengunjuk rasa kemudian saling bergantian menyampaikan aspirasinya.

Menurut Tomy, pemotongan anggaran pada Karang Taruna karena adanya rasionalisasi beberapa RKPD dan ini sudah sepengetahuan oleh Kepala Desa sebelumnya.

Bukan hanya pada item kegiatan Karang Taruna saja, kata Tomy, namun juga banyak kegiatan lainnya karena tidak sesuai target ADD dan BDD.

"Saya juga sudah dihubungi oleh bendahara. Dan kami tetap akan segera meminta BPMPD untuk melakukan klarifikasi kepada bendahara sampai mana kewenangannya sehingga kedepan tidak terjadi lagi adanya pemotongan anggaran secara sepihak," ujar Tomy.

Mantan Wakil Ketua II DPRD Bulukumba itu juga bakal memberikan masukan kepada BPMPD, bahwa setelah adanya proses asistensi, juga harus ada proses konsultasi di BPMPD agar adanya kesepakatan mengenai ada atau tidaknya perubahan pada item yang telah disepakati.

Sebelumnya, puluhan pemuda yang mengatasnamakan dirinya sebagai Aliansi KarangTaruna se-Kecamatan Bulukumpa tersebut, berunjuk rasa di Kantor DPRD Bulukumba.

Aksi tersebut dipicu lantaran adanya pemotongan anggaran Karang Taruna Aru Patulung di Desa Baruga Riattang, Kecamatan Bulukumpa, sebesar Rp 19 juta, oleh oknum bendahara desa.

Mereka menduga, dana tersebut diselewengkan oleh bendahara. Pasalnya, dalam keputusan Musyawarah Desa (Musdes), telah ditetapkan dan disetujui sebesar Rp 25 juta dari ADD.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved