Operasi Patuh Pajak di Makassar Diwarnai Adu Mulut, Begini Kronologinya

Meski sempat terjadi adu mulut antara pengendara dan anggota, namun hal tersebut tidak berlangsung lama.

Operasi Patuh Pajak di Makassar Diwarnai Adu Mulut, Begini Kronologinya
HANDOVER
Ditlantas Polda, Polrestabes Makassar dan Bapenda Sulsel menggelar operasi patuh pajak di kawasan pusat pertokoan Panakkukang, tepat Jl Beulevard, Masale, Panakkukang, kota Makassar, Senin (27/8).

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

 TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Ditlantas Polda, Polrestabes Makassar dan Bapenda Sulsel kembali menggelar operasi patuh pajak.

Kali ini, operasi digelar di kawasan pusat pertokoan Panakkukang, tepat Jl Beulevard, Masale, Panakkukang, kota Makassar, Senin (27/8/2018).

Pamin STNK Ditlantas Polda Sulsel, Iptu Ade Firmansyah mengatakan operasi ini berjalan dengan lancar.

Meski sempat terjadi adu mulut antara pengendara dan anggota, namun hal tersebut tidak berlangsung lama.

Adapun oknum yang sempat adu mulut dengan anggota adalah pengendara yang belum bayar pajak tapi mengaku telah membayar pajak.

Baca: Waduh, Pemerintah Kecamatan Enrekang Pajaki Pedagang untuk Biaya Peringatan HUT RI

"Beberapa pengendara (pelanggar) awalnya mengaku sudah bayar pajak, ada juga yang bilang sementara proses, tapi setelah di cek di sistem rupanya mereka belum taati kewajibannya sebagai wajib pajak kendaraan," ujar Ade.

Dalam operasi ini, polisi mencatat sebanyak 52 unit kendaraan di jaring, meliputi kendaraan R2 (motor) 18 unit
dan kendaraan R4 (mobil) 34 unit.

Dari total kendaraan yang di jaring, hanya ada 37 unit yang membayar di lokasi operasi patuh pajak.

"Untuk mobil sebanyak 26 unit, sedangkan motor ini sebanyak 11 unit," katanya.

Halaman
12
Penulis: Saldy
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved