Advetorial

Warga Makassar Makan Bersama Sajian Kurban di Dapur Qurban ACT

Perayaan Hari Raya Idul Adha 1439 H kembali menjadi momen bagi Aksi Cepat Tanggap Sulsel untuk menggelar Dapur Qurban.

Warga Makassar Makan Bersama Sajian Kurban di Dapur Qurban ACT - warga-makassar-makan-bersama-sajian-kurban-di-dapur-qurban-act_20180826_143716.jpg
Warga Makassar Makan Bersama Sajian Kurban di Dapur Qurban ACT
Warga Makassar Makan Bersama Sajian Kurban di Dapur Qurban ACT - warga-makassar-makan-bersama-sajian-kurban-di-dapur-qurban-act_20180826_143716.jpg
Warga Makassar Makan Bersama Sajian Kurban di Dapur Qurban ACT
Warga Makassar Makan Bersama Sajian Kurban di Dapur Qurban ACT - warga-makassar-makan-bersama-sajian-kurban-di-dapur-qurban-act_20180826_143739.jpg
Warga Makassar Makan Bersama Sajian Kurban di Dapur Qurban ACT - warga-makassar-makan-bersama-sajian-kurban-di-dapur-qurban-act_20180826_143756.jpg

TRIBUN-TIMUR.COM - Perayaan Hari Raya Idul Adha 1439 H kembali menjadi momen bagi Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Selatan untuk menggelar Dapur Qurban.

Kegiatan Dapur Qurban Makassar yang digelar di Rumah Qur’an Savaty Kel. Tamamaung Kec. Panakkukang, Jumat (24/8/2018), disambut antusias oleh warga.

Toppa Lada menjadi menu utama yang disajikan Dapur Qurban ACT Sulsel kali ini. Selain itu ada juga menu tambahan lainnya berupa konro dan sate.

Bertajuk “Makan Bersama Sajian Qurban”, pelaksanaan Dapur Qurban kali ini melibatkan warga sekitar dan relawan MRI Sulsel.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Global Qurban - ACT dengan Rumah Qur’an Savaty & BNI Syariah.

Branch Manager Global Qurban - ACT Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Mubaraq mengatakan pelaksanaan Dapur Qurban ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk berbagi kepada sesama khususnya warga Kota Makassar yang belum sempat menikmati daging kurban.

Syahrul membeberkan konsep acara ini yaitu dimulai dengan penyembelihan 3 ekor sapi dan 1 ekor kambing lalu sebagian daging tersebut dimasak lalu dikemas menjadi 1000 porsi dan sebagian lainnya langsung dibagi per satu kilogram dalam setiap kemasan yang selanjutnya dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu di sekitar Kota Makassar.

Hewan tersebut merupakan sumbangan dari Rumah Qur’an Savaty, BNI Syariah, donatur, dan mitra.

Syahrul mengatakan, Dapur Qurban merupakan program nasional yang dilaksanakan ACT di setiap daerah, termasuk Makassar.

"Ya, ini program nasional, dan setiap provinsi ada sekitar 17 cabang ACT. Dapur Qurban ini baru pertama kali dilaksanakan di Makassar," tambahnya. (Adv)

Editor: Sakinah Sudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help