Minim Edukasi, Pertumbuhan Perbankan Syariah Alami Fluktuasi

Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KP) Sulsel belum lama ini mencatat, pembiayaan syariah memang tumbuh, namun tidak signifikan.

Minim Edukasi, Pertumbuhan Perbankan Syariah Alami Fluktuasi
tribunkaltim
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Perbankan syariah diminta terus memacu kinerja industri keuangnnnya. Mengingat pertumbuhannya mengalami fluktuasi.

Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KP) Sulsel belum lama ini mencatat, pembiayaan syariah memang tumbuh, namun tidak signifikan.

Deputi Kepala BI KP Sulsel, Dwityapoetra Soeyasa Besar menuturkan, pembiayaan syariah di Sulsel tumbuh tipis 0,1 persen.

"Pembiayaan syariah pada Juni 2018 tumbuh sebesar 0,1 persen yoy (year on year), lebih rendah dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang tercatat 2,61 persen (yoy)," katanya.

Baca: Bank Syariah Mandiri Garap Nasabah Eksisting untuk Layanan Umrah, Segini Targetnya

Pertumbuhan pembiayaan syariah tertinggi dari pembiayaan konsumsi 9,1 persen (yoy), sementara pembiayaan modal kerja dan investasi masih kontraksi masing-masing -11,9 persen (yoy) dan -9,9 persen (yoy).

"Berdasarkan lapangan usaha, pertumbuhan pembiayaan tertinggi tercatat pada lapangan usaha Jasa Perorangan Yang Melayani Rumah Tangga 30,8 persen (yoy), Pertambangan dan Penggalian 23,2 persen (yoy), Konstruksi 18,28 persen (yoy)," katanya.

Ini mengakibatkan, perbankan syariah masih punya sederet PR agar lebih diterima masyarakat. Salah satunya, lebih memperkenalkan keutamaan syariahnya.

Pemimpin BNI Syariah Kantor Cabang Utama (KCU) Makassar, Hidayat Tri Wahyudi, Minggu (26/8/2018) menuturkan, potensi ekonomi syariah untuk tumbuh di Sulsel sangatlah besar.

Baca: Bank Indonesia Bahas Cara Menghadapi Current Account Deficit

Hanya tingkat literasi dan inklusi belum berjalan beriringan.

"Daftar tunggu haji terlama ada di Sulsel. Artinya semangat ibadah di sini sangat tinggi, Hanya saja informasi tentang produk bank syariah relatif rendah," kata Hidayat sapaanya.

Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Sulsel pun diharapkan dapat memasivkan edukasi kepada masyarakat terkait produk perbankan syariah. (aly)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved