Kantongi Sabu, Sopir Mobil Pick Up Asal Makassar Dibekuk Polres Maros

Penangkapan kedua tersangka, dipimpin oleh Kasat Narkoba, AKP Irvan Arfandi bersama Kanit Operasional Narkoba, Aiptu Abdul Latif.

Kantongi Sabu, Sopir Mobil Pick Up Asal Makassar Dibekuk Polres Maros
HANDOVER
Tim Satuan Narkoba Polres Maros menangkap dua pengedar sabu di jalan poros Maros-Makassar, depan Grand Mall Batangase, Mandai, Minggu (26/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Tim Satuan Narkoba Polres Maros menangkap dua pengedar sabu di jalan poros Maros-Makassar, depan Grand Mall Batangase, Mandai, Minggu (26/8/2018).

Penangkapan kedua tersangka, dipimpin oleh Kasat Narkoba, AKP Irvan Arfandi bersama Kanit Operasional Narkoba, Aiptu Abdul Latif.

Kedua tersangka tersebut yakni, Nur Ilham Putra alias Wawan (30) warga jalan Salodong, Kelurahan Bulurokeng, Biringkanaya, Makassar, dan Rahmat Dusun Bombongi, Desa Tenrigangkae, Mandai.

Irvan menyebutkan, kedua tersangka menunjukka gelagat mencurigakan saat berada di lokasi penangkapan.

Baca: Dua Pelajar di Bulukumba Jadi Kurir Sabu, Polisi Temukan Barang Bukti 14 Saset Sabu

"Saat itu, kami menemukan dua orang yang mencurigakan berada di dalam mobil Pick up warna hitam DD 8755 KY. Pick up ini parkir di depan Grand Mal Batangase," kata Irvan.

Polisi kemudian berhenti dan turun dari mobil yang digunakannya lalu mendatangi pelaku.

Saat polisi tiba, dua pelaku bergelagak semakin mencurikan dan panik.

Polisi kemudian melakukan penggeledahan di dalam pick up.

Polisi menemukan alat isap sabu yang disembunyikan di bawah kursi.

Baca: Terlibat Narkoba, Oknum Personel Polres Mamuju Utara Diringkus BNN Kaltara di Makassar

"Setelah itu, kami menggeledah badan pelaku. Ditemukan barang bukti saset sabu di saku celana depan sebelah kiri Nur Ilham Putra," katanya.

Tersangka dan barang buktinya kemudian digiring ke Mapolres Maros untuk penyelidikan. Untuk sementara, pelaku ditahan di sel tahanan.

"Tersangka dan barang bukti dibawa ke ruang Satuan Narkoba untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," katanya.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help