VIDEO ON DEMAND

VIDEO: Klarifikasi Pelatih Terkait Pemecatan Tiga Anggota Paskibra Pangkep

Kapten Thamrin menyebut jadi kalau ada yang mengatakan dicoret namanya atau dikeluarkan, dirinya dan pelatih lain tidak

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Koordinator pelatih paskibra Pangkep, Kapten ARM Thamrin mengklarifikasi tudingan di sosial media yang menyudutkan para pelatih karena mengeluarkan 3 anggota paskibra Pangkep.

"Saya mau klarifikasi di Rapat  Dengar Pendapat ini, terima kasih DPRD sudah fasilitasi kami. Supaya berimbang saya akan jelaskan kalau 2 orang putri bernama Nurul Aulia dan Farah Fadilah Yusri serta laki-laki Resky Mansur kami tidak keluarkan dari lapangan, itu tidak benar," kata Kapten Thamrin di depan Komisi 1 DPRD Pangkep dan awak media, Kantor DPRD Pangkep, Kecamatan Pangkajene, Jumat (24/8/2018).

Kapten Thamrin punya alasan kuat karena 3 orang ini punya masing-masing permasalahan.

"Jadi kami keluarkan 2 orang ini dari barisan dan saya tidak pasang pagi harinya karena punya catatan kesehatan yang tidak sesuai. Jadi perempuan ini sering pingsan saat latihan, sehingga kami para pelatih berkesimpulan tidak pasang untuk pagi harinya, namun tetap kami ikutkan sore harinya," ungkapnya.

Kapten Thamrin menyebut jadi kalau ada yang mengatakan dicoret namanya atau dikeluarkan, dirinya dan pelatih lain tidak memperlakukan mereka seperti itu.

"Kami sudah sampaikan nanti nak sore hari baru kamu ikut yah dan mereka ikutji di sore harinya," ungkapnya.

Khusus untuk paskibra putra yang orang tuanya berkoar-koar di Sosial Media Facebook menyudutkan pelatih, Kapten Tamrin mengaku Resky Mansur memiliki kesalahan melanggar aturan pelatih.

"Kalau si Resky itu kenapa kami tidak pasang pagi harinya,  kondisinya hampir sama dan kami punya aturan dalam paskib harus tidur pada pukul 22.00 Wita. Ternyata ini anak didapati belum tidur sampai pukul 02.00 dinihari masih menggunakan handphone," jelasnya.

Jadi para pelatih berkesimpulan kalau apabila ada orang begadang diatas pukul 02.00 wita tentu kondisinya agak mengkhawatirkan 
dalam melaksanaan tugas yang sangat berat, sikap sempurnanya saja itu 28 menit di lapangan dan itulah kesimpulan dan klarifikasi Kapten Thamrin sehingga mengambil keputusan untuk tidak mengikutkan mereka di barisan pagi.

Sebelumnya, ramai di Sosial Media orangtua Risky Mansur salah satu paskibra memposting kekecewaanya karena anaknya tidak diikutkan dalam penaikan bendera pagi hari.

Buntut kekecewaan itu dia tulis di sosial media facebook sambil mengeluh dan menjelek-jelekkan panitia Paskibra yang dikomentari banyak haters dan netizen yang juga menyalahkan pelatih paskibra Pangkep tahun 2018.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved