Pemkab Gowa akan Bangun Pedestrian, Rumah dan Kios Akan Ikut Dibongkar

Ketua Tim Penataan Kota Sungguminasa, Abdul Rauf Malaganni Kr Kio, mengatakan pengukuran ini dilaksanakan pada Rabu (29/8/2018) mendatang.

Pemkab Gowa akan Bangun Pedestrian, Rumah dan Kios Akan Ikut Dibongkar
WA ODE NURMIN
Rangkaian kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Abdul Rauf Mallagani (Adnan-Kio) memasuki hari kedua. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dalam waktu dekat akan mulai melakukan pengukuran pembangunan pedestrian dimulai dari Jl. Sultan Hasanuddin hingga Jl. Tumanurung.

Ketua Tim Penataan Kota Sungguminasa, Abdul Rauf Malaganni Kr Kio, mengatakan pengukuran ini dilaksanakan pada Rabu (29/8/2018) mendatang.

"Tim ini akan bekerja sesuai perintah dan arahan bapak Bupati pada tanggl 29 Agustus mendatang. Saya harap tim yang terlibat untuk membangun kerjasama dengan baik," ujarnya, Jumat (24/8/2018).

Baca: Bangun Pedestrian, Bupati Gowa Minta Maaf ke Walhi

Abdul Rauf mengatajan jika pihaknya akan bertindak tegas terhadap para pemilik rumah dan kios yang jelas-jelas melanggar roling jalan.

Apalagi mereka yang membangun tembok pagar di atas pedestrian.

Namun demikian, pihaknya tentu saja akan melakukan sosialisasi dan persuratan sebanyak tiga kali kepada pemilik rumah, untuk membongkar sendiri pagar rumahnya yang melanggar roling jalan.

"Yang beginian kita harus tegas. Karena mereka sudah melakukan pelanggaran," ujarnya.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, rencana penataan area pejalan kaki sendiri memang dimulai dari Jl. Sultan Hasanuddin, Kelurahan Pandang-pandang, Kecamatan Somba Opu sampai ke Jl. Tumanurung ditahap pertama.

Tahap selanjutnya akan dibentang hingga ke poros Jl. Andi Mallombasang depan kantor KPU.

Pedestrian yang akan dibangun tidak akan mempersempit jalan poros. Karena mengambil ruas jalan samping irigasi.

Area pedestrian akan dibuat selebar tujuh meter dengan menutup bagian atas selokan air.

Agar pembersihan dapat mudah dilakukan, saluran air ini akan dilengkapi dengan gorong-gorong udit atau gorong-gorong berbentuk U.

Seluruh pohon besar berakar yang menjalar juga akan dibuang dan diganti dengan pohon yang berakar tunggang ke dalam sehingga tidak lagi menjalar dan merusak jalan.(*)

Penulis: Waode Nurmin
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help