Korupsi, Eks Kepala BPN Selayar dan Dua Pegawainya Masuk Rutan

Ketiganya ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi penyimpangan anggaran Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)

Korupsi, Eks Kepala BPN Selayar dan Dua Pegawainya Masuk Rutan
net
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mantan Kepala Badan Pertanahan (BPN) Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Puji Amin, bersama dua bawahannya dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan).

Ketiganya ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi penyimpangan anggaran Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di BPN Selayar 2017 tahun lalu.

Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin penahanan terhadap tiga tersangka sejak Selasa 21 Agustus 2018 lalu oleh Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar.

"Benar penyidik Kejaksaan Negeri Selayar telah melakukan penahanan terhadap ketiga tersangka kasus PTSL," kata Salahuddin, Kamis (23/08/2018)

Baca: Polres Enrekang Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi Anggaran Desa Tungka

Untuk kedua tersangka lainya atas nama Saleh Kepala Seksi Ukur Badan Pertanahan Kepulauan Selayar dan Kasubsi Ukur BPN, Syamsul Bahri .

Ketiga tersangka disebut terlibat dalam kasus ini dengan beberapa modus. Pertama para tersangka mengambil honor pengukuran lahan/tanah untuk penerbitan sertifikat, namun tidak pernah dilakukan pengukuran.

"Mereka tidak melakukan pengukuran tanah, tetapi honor pengukuran tanah dicairkan ," kata Salahuddin.

Tersangka juga mencairkan dana konsumsi seolah mereka yang menyiapkan konsumsi, padahal konsumsi semuanya sudah ditanggung oleh masyarakat.

"Atas perbuatan mereka menimbulkan kerugian negara senilai Rp 1 miliar," tuturnya.(San)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help