Berikut Jumlah DPT Pemilu 2019 di Kota Palopo

Jumlah ini bertambah 5.719 dibandingkan dengan DPT Pilkada Juni 2018 lalu, yang jumlahnya hanya 101.952 orang.

Berikut Jumlah DPT Pemilu 2019 di Kota Palopo
Hamdan Soeharto/TribunPalopo.com
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, Hamdan Seoharto.

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 beberapa waktu lalu.

Jumlah DPT untuk Pemilu dan Pilpres 2019 di Palopo sebanyak 107.671 orang.

Jumlah ini bertambah 5.719 dibandingkan dengan DPT Pilkada Juni 2018 lalu, yang jumlahnya hanya 101.952 orang.

Sementara, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di sembilan kecamatan dan 48 kelurahan di Kota Palopo, yakni sebanyak 497 TPS.

Untuk pemilih terbanyak, berada di Kecamatan Wara Timur dengan jumlah 21.630 wajib pilih, disusul Kecamatan Wara dengan jumlah 18.329 . Terbesar ketiga, ditempati Kecamatan Bara, dengan 18.029 , kemudian Kecamatan Wara Utara dengan jumlah 12.808 wajib pilih.

Sementara di Kecamatan Telluwanua berada di urutan kelima pemilih terbesar dengan jumlah 9.947. Urutan keenam terbesar wajib pilihnya, diduduki Wara Selatan dengan jumlah DPT 8.835 wajib pilih.

Tiga kecamatan terendah wajib pilihnya sesuai DPT yang ditetapkan KPU, yakni Kecamatan Wara Barat dengan jumlah 7.371, Kecamatan Mungkajang dengan jumlah 6.066, dan terakhir atau daerah yang terkecil wajib pilihnya Kecamatan Sendana, mengumpulkan sebanyak 4.656 wajib pilih.

Komisioner KPU Sulsel, Divisi Hukum dan Pengawasan, Upi Hastati mengatakan, data tersebut masih dikomplain oleh beberapa Partai Politik (Parpol) sehingga akan diverifikasi dan dilakukan validasi kembali untuk memastikan jumlah DPT yang sebenarnya.

“Akan diverifikasi dan divalidasi ulang untuk memastikan kembali DPT tersebut dengan melibatkan partai politik atau LO supaya semuanya jadi jelas,” katanya.

Sebelumnya, dalam rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum dan Pilpres 2019, Partai PKB menilai menilai DPT tersebut diduga ada indikasi hingga jumlahnya membengkak, bahkan dalam data yang diungkap partai PKB terdapat 900 nama yang terindikasi bermasalah. (*)

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved