Ini Respon Komisioner KPU Makassar Setelah Lolos Sidang DKPP

DKPP kemudian memerintahkan KPU Provinsi Selawesi Selatan untuk melaksanakan putusan ini paling lama 7 (tujuh) hari

Ini Respon Komisioner KPU Makassar Setelah Lolos Sidang DKPP
MUH ABDIWAN
Ketua KPU Makassar, Syarief Amir menerima berkas dari petahana Walikota Makassar, Danny Pamanto (kedua kanan) yang berpasangan dengan Indira Mulyasari saat menyerahkan syarat dukungan bakal calon perseorangan Walikota dan Wakil Walikota di KPU Kota Makassar, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (29/11). Pasangan tersebut membawa sekitar 200 ribu KTP dari syarat yang harus dipenuhi sebanyak 65.354 KTP yang diperoleh dari warga di 8 kecamatan yang ada di Makassar, untuk selanjutnya dilakukan proses verifikasi administrasi di KPU. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisioner KPU Makassar, Abdullah Mansyur menganggap sudah bisa konsentrasi setelah adanya putusan dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

"Kami bisa lebih konsentrasi dalam melaksanakan tahapan pemilu 2019," kata Abdullah, Rabu (22/8/2018).

(DKPP) menolak secara keseluruhan pengaduan dari Moh Ramdhan "Danny" Pomanto dan Indira Mulyasari Paramastuti kepada komisi pemilihan umum (KPU) Kota Makassar, Selasa (22/8/2018).

Dalam surat keputusan (SK) DKPP dengan nomor 106/DKPP-PKE-VII/2018, DKPP merehabilitasi nama baik Syarief Amir, Abdullah Mansyur, Andi Syaifuddin, Rahma Sayed, dan Wahid Hasyim Lukman, masing-masing selaku Ketua merangkap anggota dan anggota KPU Kota Makassar terhitung sejak putusan ini dibacakan;

DKPP kemudian memerintahkan KPU Provinsi Selawesi Selatan untuk melaksanakan putusan ini paling lama 7 (tujuh) hari sejak putusan ini dibacakan; dan memerintahkan Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini.

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved