Besok, Polres Jeneponto Potong 54 Sapi Hasil Patungan Personil

Proses penyeluran dagin hewan kurban itu melalui kopun yang telah dibagi ke warga yang dianggap berhak mendapatkan.

Besok, Polres Jeneponto Potong 54 Sapi Hasil Patungan Personil
muslimin emba/tribunjeneponto.com
Kepala Bagian Sumber Daya (Kabag Sumda) Polres Jeneponto Kompol Jamaluddin saat ditemui di halaman Mapolres Jeneponto, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binamu, Selasa (21/08/2018) siang. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Polres Jeneponto bakal menyembelih 54 sapi kurban pada duladha, Rabu (22/8/18).

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Sumber Daya (Kabag Sumda) Polres Jeneponto, Kompol Jamaluddin saat ditemui di halaman Mapolres Jeneponto, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binamu, Selasa (21/08/2018) siang.

"Total hewan kurban kita tahun ini sebanyak 54 ekor sapi, bertambah dua ekor dari tahun sebelumnya yang hanya 52 ekor," kata Kompol Jamaluddin.

Sebagian dari 54 ekor sapi itu disebar di kantor-kantor Polsek jajaran Polres Jeneponto untuk disemembelih secara serentak.

"Ada di Polsek Arungkeke, Batang, Bangkala, Tamalatea, Kelara, Binamu. Ada yang tiga ekor tiap polsek ada yang empay ekor, ditambah satu ekor di masjid Agung. Khusus Polres Jeneponto besok kita menyembelih 32 ekor," ujarnya.

Proses penyeluran dagin hewan kurban itu melalui kopun yang telah dibagi ke warga yang dianggap berhak mendapatkan.

"Jadi penyalurannya itu, melalui kupon. Kuponnya kita salurkan ke personel lalu disebar ke warga, boleh juga warga lansung yang datang ke Polres mengambil dengan catatan sudah memegang kupon," jelas Jamaluddin.

Lalu dari mana sumber dana pengadaan hewan kurban itu?

Jamaluddin menjelaskan, pihaknya telah sepakat dengan seluruah personel Polres Jeneponto untuk masing-masing mewakafkan sebagian gajinya untuk pembelian hewan kurban.

"Anggaranya itu kita patuangan setiap anggota, jadi gaji itu dipotong Rp 120 ribu per anggota khusus yang muslim selama setahun. Jadi jumlahnya Rp 10 juta delapan puluh ribu satu kelompok, yang jumlahnya satu kelompok itu tujuh orang," terang mantan Kasat Intelkam Polres Jeneponto itu.

Ke 54 dapi itu berasa dari peteranakan yang ada di Kabupaten Bantaeng, beratnya berkisar antara 70-95 kilogram per ekornya.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved