PT IBF Laporkan Wakil Bupati Wajo Terpilih ke Bareskrim Polri

Amran dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik oleh Asep Septian, karyawan bagian Asset Recovery and Remedial dari PT IBF.

PT IBF Laporkan Wakil Bupati Wajo Terpilih ke Bareskrim Polri
HANDOVER
PT Intan Baruprana Finance (IBF) melaporkan pemilik CV Kalimas Jaya Utama, H Amran ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Intan Baruprana Finance (IBF) melaporkan pemilik CV Kalimas Jaya Utama, H Amran, ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

Amran yang juga Wakil Bupati Wajo, Sulawesi Selatan, dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik oleh Asep Septian, karyawan bagian Asset Recovery and Remedial dari PT IBF.

Menurut kuasa hukum pelapor , Vychung Chongson, laporan Polisi klienya dilayangkan ke Bareskrim Mabe Polri sejak 16 Agustus 2018 dengan nomor Laporan Polisinya: LP/B/1013/VIII/2018/Bareskrim

"Isi laporanya adalah tentang pencemaran nama baik melalui media," kata Vychung Chongson kepada Tribun, Senin (20/08/2018).

Baca: Wakil Bupati Wajo Terpilih Dikejar Utang Rp 32 Miliar, Begini Ceritanya

Menurutnya, kliennya merasa tidak terima dengan pernyataan pihak perusahan tersebut dan merugikan nama baik PT Intan Baruprana Finance, Tbk sebagai perusahaan terbuka (go punlic).

Vychung menjelaskan, pencemaran nama baik oleh perusaha IBF berupa tudingan CV Kalimass Jaya Utama yang menyebut adanya indikasi pemerasan dan penggelapan yang diduga dilakukan oleh PT IBF.

Dugaan pemerasan itu terjadi dalam konflik bisnis perjanjian Sewa-Beli alat berat/Beco yang dilakukan kedua perusahaan tersebut.

Atas munculnya dugaan pemerasan dan penggelapan, terlapor mengirimkan surat Permohonan Perlindungan Hukum atas tindakan PT IBF yang dianggap telah merugikan kliennya.

Baca: Curhat H Amran: Dulu Dicemooh, Kini Terpilih Jadi Wakil Bupati Wajo

"Klien kami tidak terima dengan tudingan itu, Oleh karena itu klien kami telah menempuh upaya hukum untuk mempertahankan dan melindungi hak-hak nya dengan membuat laporan Polisi," tuturnya.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Amran yang menanggapi terkait laporan PT IBF terhadap dirinya ole PT IBF ke Bareskrim Polri.

Sebelumnya, Wakil Bupati Wajo terpilih, Amran juga digugat oleh dua anak perusahan PT Intraco Penta Tbk (INTA), PT Intan Baruprana Finance Tbk (IBFN) dan PT Intraco Penta Prima Servis.

Gugatan kepailitan dilayangkan ke Pengadilan lantaran CV Kalimass Jaya Utama (KJU) tidak mampu membayar tagihan utang kepada kedua perusahan itu.(San)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help