DPRD Sulsel Tolak Anggaran Pengadaan 5 Bus Mewah Senilai Rp 17,5 Miliar, Begini Alasannya

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengajukan anggaran Rp 17,5 miliar untuk lima unit Bus.

DPRD Sulsel Tolak Anggaran Pengadaan 5 Bus Mewah Senilai Rp 17,5 Miliar, Begini Alasannya
hasim/tribuntimur.com
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel, Fachruddin Rangga 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel menolak anggaran pemerintah provinsi Sulsel dari tim transisi untuk mengadakan lima unit bus dan sewa helikopter.

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengajukan anggaran Rp 17,5 miliar untuk lima unit Bus.

Harga masing-masing unit mencapai Rp 3,5 miliar.

Sedangkan, anggaran sewa helikopter sebesar Rp 2,7 miliar untuk 50 jam.

Baca: VIDEO: Pemprov Sulsel Ingin Sewa Helikopter, Begini Respon Legislator PKB Ini

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel Fachruddin Rangga mengatakan, pengadaan bus dan sewa helikopter ditolak karena mengorbankan anggaran untuk pertanian dan perikanan.

"Pengadaan bis ini hanya untuk dipinjamkan ke orang, kami kira bus itu sudah cukup 5 unit. Apalagi ini anggarannya berasal dari pemotongan anggaran pertanian dan perikanan," katanya.

"Apalagi ini bus diadakan hanya untuk dipinjamkan."

Sementara itu, Ketua DPRD Sulawesi Selatan, M Roem mengaggap pengadaan bus sangat mahal.

Baca: Nurdin Abdullah Temui Lima Pimpinan DPRD Sulsel

"Sebaiknya membeli bus standar saja," katanya.

Ia mengatakan, anggaran seharusnya masuk ke pembangunan fasilitas sosial seperti gedung kesehatan dan pendidikan.

"Saya dengar tadi dari Pak Sekda, gedung SMA 1 Makassar sudah hampir roboh," katanya.(*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help