Kapolda Sulbar Hadiri Haul ke-66 Imam Lapeo di Masjid Nurut Taubah

Haul merupakan adat peringatan wafatnya Annangguuru Imam Lapeo. Haul ini telah menjadi ritual masyarakat Campalagian

Kapolda Sulbar Hadiri Haul ke-66 Imam Lapeo di Masjid Nurut Taubah
nurhadi/tribunsulbar.com
Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharudin Djafar, hadiri Haul ke-66 KH Muhammad Thahir atau Imam Lapeo yang dirangkaikan serah terima Al Quran Akbara, di Masjid Nurut Taubah Imam Lapeo, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polman, Sulbar, Sabtu (18/8/18). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, CAMPALAGIAN - Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharudin Djafar, hadiri Haul ke-66 KH Muhammad Thahir atau Imam Lapeo yang dirangkaikan serah terima Al Quran Akbara, di Masjid Nurut Taubah Imam Lapeo, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polman, Sulbar, Sabtu (18/8/18).

Haul merupakan adat peringatan wafatnya Annangguuru Imam Lapeo. Haul ini telah menjadi ritual masyarakat Campalagian yang di yakini akan membawa keberkahan karena Imam Lapeo merupakan sosok panutan sekaligus tokoh agama yang kharismatik dalam menyebarkan agama Islam di tanah Mandar.

Banyak jemaah yang turut menghadiri dalam acara Haul ini. Mereka mengaku terkesan dengan ajaran ilmu tasawuf yang diajarkan oleh Imam Lapeo. Bahkan tahun sebelumnya, acara ini dihadiri langsung oleh Imam Masjid Istiqlal Jakarta, Prof. DR KH Nasaruddin Umar dan tahun ini kembali hadir.

Seperti biasanya, tahun ini acara Haul ramai di kunjungi masyarakat islam dari dari berbagai daerah demi menggapai keberkahan.

Selain Prof. K.H. Nasaruddin Umar, turut hadir Pembina Yayasan Pendidikan Ilmu-ilmu Al-Qur'an, K.H Ali Muflis, dan Qori Internasional, Ustadz H. Salman Amrillah, Anggota DPR RI Komisi VIII, Andi Ruskati Ali Baal.

Hadir juga Kepala Kantor Kementrian Agama Provinsi Sulbar, Muhdin, Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar, Kapolres Polman Muhammad Rifai, Ketua DPRD Poman, Fariruddin Wahid, Dandim, Letkol Arh Dedi Setia Arianto, para tokoh Agama dan ratusan undangan.

Dari keterangan Panitia penyelenggara Haul ini dilaksanakan sejak Jumat kemarin dan berakhir hari ini, Sabtu (18/8/2018) sebagai hari puncak yang ditandai dengan penyerahan Al-Qur'an Akbar.

Dalam pelaksanaan puncak haul ini, kegiatan diawali dengan Kirab atau arak-arakan mengawal Al-qur'an akbar dengan iring-iringan Sayyang Pattudu (Kuda Menari) sebagai rutual khusus.

Acara ini diisi dengan salawatan, pembacaan ayat suci Al-qur'an, sambutan, ceramah agama dan doa serta kegiatan keagamaan lainnya yang dititik beratkan pada penyerahan dan peresmian pemajangan Al-qur'an akbar di Masjid Nurut Taubah Imam Lapeo yang dijadikan sebagai wisata religi.

Brigjen Pol Baharudin Djafar, dalam sambutannya mengaku sangat senang karena telah diundang langsung menghadiri acara Haul Imam Lapeo yang menghadirkan sejumlah ulama.

"Ulama itu kaya dengan ilmu, jadi dekat dengannya akan mewariskan ilmu yang bermanfaat meskipun ilmu tidak sempat terwariskan setidaknya ada aroma ilmu yang didapatkan,"tuturnya.

Disamping itu, kata dia, pihaknya juga berpesan kepada para jemaah dan tamu undangan yang hadir di Masjid Lapeo, agar meniru ketauladanan Imam Lapeo dalam menjalankan ajaran Islam dan kepada Allah semata-mata mengharapkan ridho.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help