Pendi Bangadatu Minta Nurdin Abdullah Kaji Dahulu soal Event Lovely December

Pendi Bangadatu angkat bicara persoalan penundaan event tahunan Lovely December

Pendi Bangadatu Minta Nurdin Abdullah Kaji Dahulu soal Event Lovely December
HANDOVER
Legislator DPRD Sulsel Komisi D, Pendi Bangadatu 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Legislator DPRD Sulsel Komisi D, Pendi Bangadatu angkat bicara persoalan penundaan event tahunan Lovely December di Toraja yang setiap tahun dikemas oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Tana Toraja serta Toraja Utara.

Rencana penundaan Lovely December, disampaikan Gubernur Sulsel terpilih, Prof HM Nurdin Abdullah saat berkunjung dan silaturahmi ke Toraja beberapa saat lalu.

Pendi mengatakan, rencana penundaan event Lovely December harus dikaji dan di analisa dulu dengan baik, terutama output, outcome, dan impactnya kepada masyarakat Toraja.

Ratusan penari menampilkan tarian pagellu massal dalam acara Lovely December yang berlangsung di Lapangan bakti, Rantepao Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, Kamis (28/12/2017). Tarian penyambutan khas adat toraja ini ditampilkan oleh seluruh penari perwakilan kecamatan yang ada di Kabupaten Toraja Utara. Rangkaian festival sepadani dan budaya Lovely Desember ini sebagai bentuk sosialisasi berbagai pertunjukkan seni dan budaya yang ada di Toraja. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ratusan penari menampilkan tarian pagellu massal dalam acara Lovely December yang berlangsung di Lapangan bakti, Rantepao Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, Kamis (28/12/2017). Tarian penyambutan khas adat toraja ini ditampilkan oleh seluruh penari perwakilan kecamatan yang ada di Kabupaten Toraja Utara. Rangkaian festival sepadani dan budaya Lovely Desember ini sebagai bentuk sosialisasi berbagai pertunjukkan seni dan budaya yang ada di Toraja. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

"Jika Gubernur terpilih menganggap bahwa tidak ada keuntungan output yang bagus dan outcome serta impact sama sekali, maka Pak Prof bisa berbicara seperti itu," tuturnya, Rabu (15/8/2018).

Menurutnya, secara pribadi dapat melukai masyarakat Toraja karena event Lovely December adalah event nasional yang sudah masuk kalender event dari Kementrian Pariwisata.

Baca: Nurdin Abdullah bakal Hentikan Sementara Event Lovely December di Toraja

Baca: Soal Penundaan Lovely December di Toraja, Ini Tanggapan Ketua DPP Parkindo Sulsel

"Kalau saya harusnya dikaji dulu, jangan langsung mengatakan kepada publik, pengalihan anggaran tidak gampang karena kita dibatasi Undang-undang," jelas Pendi, yang juga putera Toraja.

Dikatakan, ada aturan yang tidak boleh membangun sembarangan, jika status jalan Provinsi masih bisa dibagun namun tidak sama dengan jalan Kabupaten.

Dicontohnya, jalan menuju objek wisata bukit Ollon di Bonggakaradeng, Pemprov tidak bisa masuk, namun sebaiknya mencari cara bagaimana Pemerintah Sulsel dan Kabupaten Tana Toraja mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar dijadikan kawasan strategis pariwisata agar masuk dalam APBD dan APBN.

"Jika Pak Gubernur Sulsel terpilih mengatakan event tersebut di stop tanpa dikaji, dan dianggap masih sangat rendah boleh saja dikondisikan waktunya," tutup Pendi. (*)

Ket foto : Anggota DPRD Sulsel, Pendi Bangadatu.

Penulis: Risnawati M
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved