Pembebasan Jalur Kereta Api di Marusu Diawasi TP4D Kejati Sulsel

Dedy Virantama mengimbau kepada semua pihak, supaya tidak melempar isu proyek yang dikaitkan dengan politik.

Pembebasan Jalur Kereta Api di Marusu Diawasi TP4D Kejati Sulsel
HANDOVER
Tim Pengadaan Tanah Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Maros besosialisasi pengadaan tanah pembangunan jalur kereta api Makassar -Parepare tahap III, di kantor Kecamatan Marusu. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Tim Pengadaan Tanah Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Maros besosialisasi pengadaan tanah pembangunan jalur kereta api Makassar -Parepare tahap III, Rabu (15/8/2018).

Kegiatan yang digelar di aula kantor Kecamatan Marusu tersebut, dihadiri Camat, Pallawagau, Wakabinda Sulsel, Mayor Ratna, perwakilan Polres, Iptu Ahmad, perwakilan Kodim 1422.

Selain itu, juga hadir Kasi pengadaan tanah BPN Maros, Sufiarma, Ketua TP4D Kejati Sulsel, Dedy Virantama, Panitera Pengadilan Negeri (PN) Maros, Muh Syakir.

Juga hadir, Kasi Intel Kejari, Muh Adib, TP4D Maros, lham, perwakilan Dishub, Ahmad Sila, Kades Marumpa, Bakri, Kades Tellupoccoe, Muh Saleh dan 80 warga.

TP4D Kejati Sulsel, Dedy Virantama mengimbau kepada semua pihak, supaya tidak melempar isu proyek yang dikaitkan dengan politik. Apalagi, saat ini sementara musim politik.

"Siapapun nantinya yang menjadi Kepala proyek, tetap menjalankan tugasnya dengan baik. Apalagi anggaran pengadaan proyek sudah tersedia," katanya.

Pada saat pembayaran ganti untung lahan nantinya, pemilik akan menerima dananya melalui bank yang sudah ditentukan. Hal itu dikakukan untuk menghindari kecurangan.

TP4D akan mengawal ketat proyek tersebut, untuk menghindari penyalahgunaan anggaran.

Pada kegiatan tersebut, warga diberikan kesempatan untuk bertanya.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help