Lampu Jalan Dikeluhkan, Begini Penjelasan Kabid Perumahan dan Permukiman Cipta Karya Luwu

Bantuan tersebut merupakan program penanganan kawasan permukiman kumuh perkotaan oleh Kementerian Cipta Karya.

Lampu Jalan Dikeluhkan, Begini Penjelasan Kabid Perumahan dan Permukiman Cipta Karya Luwu
desy arsyad/tribunluwu.com
Warga Dusun Ulo-ulo, Luwu, Insan, keluhkan lampu jalan yang berada di lingkungannya tak stabil. 

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas Cipta Karya Luwu, Muslim Mustafa, menanggapi terkait lampu jalan yang dikeluhkan warga Dusun Ulo-ulo, Desa Belopa, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Muslim mengatakan, dirinya tidak mengetahui apakah lampu jalan tersebut sudah diserahkan ke pemerintah daerah atau belum.

"Tahun 2016 itu bantuan dari Kementerian, cuman kita tidak tahu apakah sudah diserahkan jadi aset daerah atau belum," tuturnya.

Bantuan tersebut merupakan program penanganan kawasan permukiman kumuh perkotaan oleh Kementerian Cipta Karya, dengan anggaran Rp 6 miliar tahun 2016.

Baca: Warga Desa Belopa Keluhkan Kondisi Lampu Jalan

Baca: Kadarusman Kembali Dibidik Jaksa Dalam Kasus Lampu Jalan

"Cuman kan memang jadwal pemeliharaannya sudah lewat. Nanti kita lihat bagaimana, karena belum tahu juga apakah sudah jadi aset milik daerah.

Sebelumnya, Warga Dusun Ulo-ulo, Desa Belopa, Kecamatan Belopa, Luwu, Insan, keluhkan lampu jalan yang berada di lingkungannya mati menyala.

"Bikin sakit kepala saja ini lampu, mati menyala. Padahal waktu masih bagus biar malam, anak-anak di sini ramai main," ujarnya, Rabu (15/8/2018).

Padahal lampu jalan bertenaga surya tersebut merupakan salah satu sarana penunjang dilingkungannya yang berada di wilayah pesisir.

Dia berharap pihak pemerintah bisa memperbaiki agar lampu jalan tersebut berjalan normal kembali.(*)

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help