Kalapas Makassar Usulkan Otak Pembakar Enam Warga Tinumbu Dikirim ke Nusakambangan

Dia juga sering dipindah ke lapas lain di Sulsel. Dari Lapas Makassar, Maros, ke Bulukumba, lalu ke Palopo, dan kembali lagi ke Lapas Makassar.

Kalapas Makassar Usulkan Otak Pembakar Enam Warga Tinumbu Dikirim ke Nusakambangan
abdiwan/tribuntimur.com
polisi menggelar konferensi pers terkait Kasus peredaran narkoba menjadi akar penyebab kebakaran di Jalan Tinumbu di Polrestabes Makassar, Minggu (12/8/2018). Polisi mengamankan enam orang tersangka atas kasus ini yaitu Andi Muhammad Ilham (23), Akbar dg Ampuh (32) (penghuni lapas), Riswan (23), Haidir (25), dan Wandi (23). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Lapas Kelas 1 Makassar, Budi Sarwono, mengusulkan agar Akbar Daeng Ampuh alias Rangga (32), dipindahkan ke Nusakambangan.

Pasalnya, napi narkoba yang menjadi otak pembakaran rumah dengan enam orang korban tewas di Jl Tinumbu, Makassar, ini sudah tidak bisa lagi dikontrol, bahkan sudah memobilisasi narapidana lain.

"Kita pernah usulkan, bahkan kalapas sebelumnya juga sudah," kata Budi Sarwono saat dikonfirmasi, Rabu (15/8/2018).

Kata Budi, Akbar Dg Ampuh diusulkan untuk ke Lapas Nusakambangan karena dinilai sangat bandel, sering lawan petugas dan melanggar aturan.

Dia juga sering dipindah ke lapas lain di Sulsel. Dari Lapas Makassar, Maros, ke Bulukumba, lalu ke Palopo, dan kembali lagi ke Lapas Makassar.

"Itu yang saya bilang, dia seperti anak nakal, karena selalu saja dipindahkan ke lapas. Dia sering juga mobilisasi narapidana lapas dan mempengaruhi," jelas Budi

Lapas seperti tidak ada cara lagi untuk menyadarkan Dg Ampuh. Bahkan, pada saat polisi mengambil Dg Ampuh diperiksa, dia diharapkan tidak kembali lagi ke Lapas.

"Sementara ini mengurus berkas-berkas dan kita kirim ke pimpinan, dia diusulkan untuk segera dikirim ke Lapas Nusakambangan," ujar Budi.

Seperti diketahui, Dg Ampuh alias Rangga adalah otak pelaku pembakaran rumah di Jl Tinumbu, pada 6 Agustus lalu yang menewaslan enam korban meninggal.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved