Home »

Maros

Hafid Pasha Keberatan Soal Tambang, Walhi Sulsel: Silakan Lapor

Hafid keberatan lantaran Walhi telah mempublikasikan hasil investigasi terkait kegiatan tambang ilegal di Desa Moncongloe Bulu

Hafid Pasha Keberatan Soal Tambang, Walhi Sulsel: Silakan Lapor
Ansar/Tribun
Ruas jalan di Moncongloe Bulu berdebu akibat tambang ilegal. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulsel curiga, anggota DPRD Maros, Hafid Pasha menjadi dalang tambang yang merusak dan dikeluhkan warga di Moncongloe.

Pasalnya, Hafid Pasha sempat marah-marah, lantaran Direktur Eksekutif Walhi, Muh Al Amin menyebut tambang Moncongloe dibekengi oknum anggota dewan dan Kepolisian.

Muh Amin mengatakan, Selasa (14/8/2018) beberapa hari lalu, Hafid Pasha telah mengeluarkan pernyataan protes kepada Walhi Sulsel. Bahkan Hafid berencana melaporkan Walhi Sulsel ke Polres Maros.

Hafid keberatan lantaran Walhi telah mempublikasikan hasil investigasi terkait kegiatan tambang ilegal di Desa Moncongloe Bulu, Kecamatan Maoncongloe.

"Atas pernyataan tersebut, Walhi Sulsel harus menyatakan, semua informasi yang disampaikan ke media, merupakan hasil kegiatan investigasi yang dilakukan di lokasi tambang," kata Amin.

Semua hasil investigasi yang diperoleh merupakan informasi yang wajib diketahui oleh publik. Alasannya, pada dasarnya, Walhi Sulsel juga merupakan badan publik.

Soal akurasi, Walhi sangat mempercayai informasi dari warga. Walhi juga telah melakukan serangkaian penelusuran dan verifikasi. Pernyataan tersebut dapat dipertanggungjawabkan oleh Walhi.

"Lalu, ketika ada pernyataan protes dari salah satu anggota DPRD Maros, kami menganggap sikap tersebut merupakan kepanikan," katanya.

Kepanikan tersebut menjadi bukti, Hafid Pasha juga terlibat dalam kepemilikan lahan tambang di Kecamatan Moncongloe.

Halaman
123
Penulis: Ansar
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help