Tamsil Linrung: Sandiaga Uno Dicintai Pemilih Milenial

"Itu samata-mata karena Pak Prabowo tidak mau terjadi benturan antar sesama ulama," jelas Tamsil.

Tamsil Linrung: Sandiaga Uno Dicintai Pemilih Milenial
Tamsil Linrung 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI, Tamsil Linrung mengatakan, pilihan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang memilih Sandiaga Salahuddin Uno sebagai wakilnya pada Pemilihan Presiden (Pileg) 2019 mengejutkan.

"Wakil yang dipilih Pak Prabowo memang mengejutkan karena selama ini Pak Prabowo selalu bicaraca tentang ulama-ulama yang akan diakomodir sebagai wakil, tapi ternyata faktanya anak muda yang sukses di bisnis dan sangat dicintai oleh pemilih milenial," kata Tamsil, Senin (13/8/2018).

Tamsil menilai pilihan Prabowo Subianto tentu sangat membawa pengaruh positif, apalagi kesan yang muncul selama ini Prabowo akan membelah ummat dengan membenturkan ulama itu tidak terjadi dan memilih untuk tidak memilih ulama sebagai wakilnya.

"Itu samata-mata karena Pak Prabowo tidak mau terjadi benturan antar sesama ulama," jelas Tamsil.

Baca: Pilih Sandi Sebagai Wakilnya, Tamsil Linrung Sebut Prabowo Tak Ingin Benturkan Ulama

"Tidak sulit mengkampanyekan Prabowo-Sandi di Sulsel maupun provinsi lainnya. Mengapa? Karena justru pasangan ini saling sinergi. Prabowo misalnya orangnya tegas, pendekatan militer lebih dalam, dan sangat disiplin. Sementara Sandi adalah orang yang selama ini banyak berintraksi dengan dunia usaha. Ia orang sukses mengelola usaha," Tambah Tamsil.

Soal apakah calon lain bisa menggeat pemilih milenial, lanjut Tamsil itu tergantung dari kerja-kerja mereka. Kalo pembangunan yang ditonjolkan dengan banyak utang itu nda jadi masalah asalkan tidak melewati batas.

"Memang negara kita ini bukan negara anti utang. Tetap kita buka untuk itu, tapi tetap tidak sangat membebani negara karena utang sebenarnya subhak bahkan haram," ujar Tamsil.

"Beberapa negara yang terbelit utang selalu berakhir dengan masalah berat, kecuali negara yang super power punya utang itu nda masalah karena dia bisa mendikte negara dimana tempat ia pinjam dengan cara mengancam dan lain-lain. Tapi kita tidak dalam posisi itu (bisa mengancam)," tambah lagi Tamsil

Penulis: Abdul Azis
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help