Profesor Jepang Beri Kuliah di RSGM Unhas

OProfessor guest lecturer merupakan program dalam rangka pembukaan Prodi Pendidikan Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial.

Profesor Jepang Beri Kuliah di RSGM Unhas
HANDOVER
Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan Professor Guest Lecturer (kuliah tamu) di Aula Hj Halimah Dg Sikati RSGM Unhas, Senin (13/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timir, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kegiatan Professor Guest Lecturer (kuliah tamu) di Aula Hj Halimah Dg Sikati RSGM Unhas, Senin (13/8/2018).

Kuliah tamu ini menghadirkan Head Departement of Oral and Maxillofacial Surgery, University of Toyama, Jepang, Prof Makoto Noguchi, DDS., PhD.

Dirut RSGM Unhas, drg M Ruslin, MKes., SpBM(K) mengatakan, professor guest lecturer merupakan program dalam rangka pembukaan Prodi Pendidikan Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial.

"Kegiatan ini mengangkat tema Clinical Aplication Hyperdry Amniotic Membrane, dan dilaksanakan dalam rangka pembukaan Prodi Pendidikan Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial," kata Ruslin saat ditemui di sela acara.

Dalam kuliah tamu itu, Prof Makoto Noguchi banyak menjelaskan tentang hasil temuannya yaitu pemanfaatan ketuban kering (amnion) yang sudah disterilkan untuk menutupi luka di rongga mulut, baik luka dangkal maupun luka dalam.

Kuliah tamu ini diikuti dosen, resident dan mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Gigi Unhas yang jumlahnya puluhan.

Terkait Prodi Pendidikan Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial, Ruslin mengatakan, prodi tersebut merupakan yang pertama di luar Pulau Jawa.

"Ini prodi pendidikan sepesialis bedah mulut pertama di luar Jawa dan menjadi yang kelima di Indonesia setelah prodi di UI, Unpad, UGM, dan Unair," tuturnya.

Kuliah tamu adalah kegiatan yang rutin dilaksanakan di RSGM Unhas, dengan mendatangkan pakar-pakar kedokteran gigi dan mulut dari berbagai negara. (*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help