FKM Unhas Kolaborasi Riset Internasional

Riset ini dimaksudkan untuk melakukan uji coba pendekatan baru dalam perbaikan lingkungan kumuh dengan pendekatan "Kota Peka Air”.

FKM Unhas Kolaborasi Riset Internasional
HANDOVER
Dekan FKM Unhas Dr Aminuddin Syam, didampingi oleh plt Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan, dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Sukri Palutturi menerima kedatangan enam peneliti dari Monash Australia dan Stanford Univeristy Amerika untuk membantu persiapan riset. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) menjalin kerja sama penelitian Revitalizing Informal Settlement and Their Environments (RISE).

Riset ini dimaksudkan untuk melakukan uji coba pendekatan baru dalam perbaikan lingkungan kumuh dengan pendekatan “Water Sensitive City (WSC) – Kota Peka Air”.

Pendekan ini sudah diujicobakan di kota besar tetapi belum diketahui bagaimana aplikasinya di negara berkembang khsusunya daerah kumuh perkotaan.

"Tujuan penelitian RISE adalah membuktikan bahwa pendekatan lokal yang peka air dalam revitalisasi pemukiman kumuh dapat menghasilkan perbaikan kesehatan dan lingkungan berkelanjutan," kata Wakil Dekan III sekaligus Plt Wakil Dekan II FKM Prof Sukri Palutturi, Senin (13/8/2018) malam.

Baca: Jadi Pemateri di Unhas, Kapolda Sulsel: Mahasiswa Sasaran Empuk Paham Radikalisme

Ada dua negara lokasi kegiatan penelitian ini yaitu di Kota Suva, Fiji (salah satu negara di Pasifik Selatan) dan Makassar, Indonesia.

Riset ini akan berlangsung selama 5 tahun dan melibatkan kolaborasi institusi terkenal di dunia seperti Monash University Australia, Stanford University USA, Cambridge University UK, Asian Development Bank (ADB).

Wellcome Trust dan ADB memberikan biaya untuk riset yang telah berlangsung selama hampir setahun untuk tahap persiapan.

Saat ini telah dilaksanakan pengembangan laboratorium dan persiapan 12 titik lokasi riset.

"FKM Unhas mengembangkan laboratorium baru dengan peralatan terbaru untuk mendukung riset RISE,"tambah Prof Sukri.

Baca: FKG Unhas Gelar Operasi Celah Bibir dan Langit-langit

Di hari yang sama, Dekan FKM Unhas Dr Aminuddin Syam, didampingi oleh plt Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan, dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof Sukri Palutturi menerima kedatangan enam peneliti dari Monash Australia dan Stanford Univeristy Amerika untuk membantu persiapan riset.

Keenam penelitian tersebut adalah Dr. Joanne O'Toole, Dr Fiona Barker, Dr. Audley Lin, Prof. David Johnston, Dr Rohan Sweeney dan Dr Matthew Frech.

Dekan FKM berharap mereka dapat memberikan kuliah tamu secara bergantian untuk mahasiswa baik S1, S2 maupun S3 sehingga tidak FKM tidak hanya kuat secara riset tetapi juga dari sisi pengajaran.(*)

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help