Aniaya Kekasihnya, Putra Kadis Perdagangan Luwuk Banggai Diringkus Polisi di Palopo

Setelah terlepas dari sekapan kekasihnya, dia lalu melapor tindak kekerasan yang diterimanya di Polres Luwu.

Aniaya Kekasihnya, Putra Kadis Perdagangan Luwuk Banggai Diringkus Polisi di Palopo
hamdan soeharto/tribunpalopo.com
Polres Palopo meringkus pemuda bernama Ahmad Rizaldi Hasrin (25) di Jl Salak, Kelurahan Lagaligo, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel),Minggu (13/8/2018) malam. 

Laporan Wartawan TribunPalopo.com, Hamdan Seoharto

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Polres Palopo meringkus pemuda bernama Ahmad Rizaldi Hasrin (25) di Jl Salak, Kelurahan Lagaligo, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (13/8/2018) malam.

Warga Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah itu diringkus lantaran telah melakukan penganiayaan kepada seorang wanita berinisial FD (29) yang tak lain adalah kekasihnya sendiri yang juga merupakan warga Luwuk Banggai.

Penganiayaan itu terjadi disebuah rumah kos, Belopa Kabupaten Luwu. Kepada TribunPalopo.com, FD (korban) menuturkan, kekasihnya itu merupakan alumni Insitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), belum lama ini menyelesaikan pendidikan.

Dia ditugaskan di Pemkab Luwu. Keberadaan FD di Luwu karena Ahmad Rizaldi yang memintanya untuk datang dengan alasan ada hal yang harus mereka urus.

"Dia janji akan menikahi saya, makanya orangtua mengizinkan saya sewaktu saya pamit ke tempatnya. Dia menyuruh saya ke Luwu katanya karena ada berkas yang harus diurus. Tapi setelah saya sampai di Luwu, dia malah memukul saya dan melarang saya keluar dari kost," jelasnya.

Baca: Aniaya Anak Kandungnya, Pasutri di Tobadak Mamuju Tengah Diamakan Polisi

Baca: Aniaya Kepala Dusun di Luwu Utara, Pemuda Asal Jeneponto Dipenjara

FD dikurung didalam kamar kost selama sepekan. Ia dipukul pada bagian bibir, dada hingga muntah darah, dan bagian tubuh lainnya.

"Dia cemburu sama teman saya. Padahal saya tidak punya hubungan apapun dengan teman saya. Setiap cemburu saya langsung dipukul," jelasnya.

Untungnya wanita cantik itu dapat melarikan diri dari siksaan kekasihnya. Setelah terlepas dari sekapan kekasihnya, dia lalu melapor tindak kekerasan yang diterimanya di Polres Luwu.

"Alhamdulillah, saya berhasil kabur setelah mengancam akan bunuh diri jika tidak dilepas. Dibantu kenalan saya di Luwu, saya lalu melaporkan tindak kekerasan yang saya terima di Polres Luwu," tuturnya.

Pelaku dapat ditangkap saat berada di Kota Palopo. Polres Palopo bekerja sama dengan Polres Luwu.

"Pelaku berhasil kami amankan. Sambil menunggu Polres Luwu, untuk sementara pelaku kami amankan di Mapolres Palopo," ujar Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf.

Informasi yang dihimpun juga pelaku merupakan anak dari Kepada Dinas Perdagangan Kabupaten Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah.(*)

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help