Walhi Sebut Tambang Moncongloe Dibekengi Oknum, Kapolsek: Bukan Kami

Malik mengatakan, Polsek Moncongloe tidak pernah membekengi para penambang.

Walhi Sebut Tambang Moncongloe Dibekengi Oknum, Kapolsek: Bukan Kami
ANSAR/TRIBUNMAROS.COM
Kapolsek Moncongloe, Iptu Abdul Malik 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Kapolsek Moncongloe, Maros, Iptu Abdul Malik menepis keterangan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulsel, Muh Al Amin yang menyebut, tambang di Moncongloe, dibekengi oknum polisi dan anggota dewan, Minggu (12/8/2018).

Malik mengatakan, Polsek Moncongloe tidak pernah membekengi para penambang.

Para penambang bergerak sendiri tanpa ada koordinasi.

Polsek Moncongloe, mengaku tidak pernah mendapatkan keuntungan dari aktivitas tambang.

Baca: Walhi Sebut Tambang Liar di Mocongloe Dibekengi Oknum DPRD dan Polisi

Meski diberikan, Polsek akan menolak lantaran hal tersebut merupakan pelanggaran berat.

"Tidak ada sepeserpun keuntungan yang kami ambil dari tambang itu. Kami bekerja sebagai pelayan warga. Bukan pelayan penambang," katanya.

Untuk memaksimalkan pelayanan kepada warga yang mengeluh, Polsek menyiran badan jalan yang bedebu secara rutin. Polisi menggunakan mobil pick up.

Malik berinisatif menyiram debu supaya tidak terbang, sebelum pihak penambang melakukan hal yang sama. Malik juga merasakan dampak debu, jika tidak disiram.

"Kami sangat peduli dengan keluhan warga. Tanpa biaya, saya menggunakan mobil Pick Up orangtua untuk melakukan penyiraman sembari menunggu mobil tangki yang disewa oleh para penambang," katanya.

Baca: Legislator PKB Maros Tak Terima Tudingan Walhi soal Tambang di Moncongloe

Direktur Eksekutif Walhi, Muh Al Amin mengatakan, oknum kepolisian dan anggota DPRD Maros diduga menjadi otak kegiatan tambang di Tamalate, Moncongloe Bulu.

Hanya saja, Amin enggan membeberkan oknum kepolisian dan anggota DPRD Maros yang diduga turut melindungi dan menagmbil keuntungan, pada kegiatan tambang di Moncongloe.

"Setelah kami periksa dan turun ke lokasi, ada oknum pejabat kepolisian dan anggota DPRD Maros yang terlibat dalam kegiatan tambang galian di sana. Kami yakin itu," kata Amin.

Menurut Amin, keterlibatan oknum tersebut membuat Camat dan Kepala Desa ogah mengambil sikap tegas, untuk menindak tambang yang merusak Moncongloe.

Walhi Sulsel juga curiga, Camat Moncongloe dan Kepala Desa Moncongloe Bulu turut melindungi aktivitas tambang tersebut.(*)

Penulis: Ansar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help