Liga 1 2018

PSM Rawan Terlempar dari Lima Besar Klasemen Sementara

Tiga laga sebelumnya juga berakhir dengan kekecewaan. Kalah dari PSMS Medan dan ditahan imbang PSIS Semarang dan Perseru Serui

PSM Rawan Terlempar dari Lima Besar Klasemen Sementara
Sugiharto/Harian Surya
Pemain sayap PSM Zulham Malik Zamrun melancarkan tendangan silang dari sayap kanan pertahanan Persela Lamongan dalam laga lanjutan LIga 1 di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Jumat (10/8/2018). 

Laporan wartawan Tribun timur Ilham Mulyawan

TRIBUN TIMUR.COM-MAKASSAR – Hasil imbang kembali dialami tim PSM ketika tandang ke markas Persela Lamongan, Jumat (10/8/2018) pada pekan ke-20 Liga 1. Dalam pertandingan itu, skuat asuhan Robert Rene Alberts harus bermain imbang 1-1. Hasil imbang ini kian menambah deretan hasil minor Laskar Pinisi.

Tiga laga sebelumnya juga berakhir dengan kekecewaan. Kalah dari PSMS Medan dan ditahan imbang PSIS Semarang dan Perseru Serui, padahal ketiga tim ini adalah penghuni papan bawah klasemen.

Baca: Timnas Indonesia U-16 Juara Piala AFF Tanpa Dukungan Finansial dari Kemenpora

Baca: PSM Imbang Lagi, Ini Harapan Rahmat Al Qadrie ke Tim

Sempat berada di peringkat kedua, kini PSM harus turun ke peringkat empat klasemen sementara dengan 31 poin. Posisinya digantikan oleh Bali United yang sukses mengalahkan Perseru Serui. Serta Madura United yang juga berhasil menang dari Sriwijaya FC.

Hasil ini beda jauh dibandingkan musim kompetisi 2017 lalu, dimana PSM sukses meraih dua kali kemenangan baik home maupun away dari Persela. Tahun ini hanya bisa mencatatkan sekali kalah dan sekali imbang.

Alhasil PSM kini rawan turun ke posisi 8 mengingat masih ada tim-tim dibawahnya yang menunggu jadwal tanding pekan ke-20, Barito Putera dan persija Jakarta kini mengintai di peringkat 5 dan 7 dengan poin sama 29. Barito bakal menghadapi Persebaya hari ini Minggu (12/8/2018) lalu Persija melawan PSMS Medan di hari yang sama.

Kemudian masih ada Bhayangkara FC (peringkat 8, poin 29) yang bakal menantang PSIS Semarang besok, Senin (13/8/2018). Jika ketiga tim ini masing-masing meraih kemenangan, dipastikan PSM menutup pekan ke-20 dengan terlempar dari lima besar klasemen.

Mantan pemain PSM, Faisal Maricar menilai hal ini menjadi sinyal bahaya bagi PSM dalam perburuan mereka menuju gelar juara Liga 1. Bukan tanpa alasan, dengan persaingan poin yang sangat ketat seharusnya tim bermain lebih baik lagi. Kemudian pelatih Robert Rene Alberts diharap bisa memperbanyak variasi skema permainan plus rotasi pemain.

“Karena selama ini skema yang diterapkan itu sudah gampang terbaca oleh lawan. Siapa saja pemain andalannya dan bagaimana karakter permainannya sudah diketahui. Kalau menurut saya harus ada perubahan komposisi bermain, “ujar Faisal yang turut membawa PSM juara era Perserikatan tahun 1992 itu.

Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help