Liga 1 2018

Imbang Lawan Persela, Robert: Cukup Adil

PSM pun harus menutup pekan ke-20 dengan finish Sementara di peringkat ketiga hingga libur panjang.

Imbang Lawan Persela, Robert: Cukup Adil
TRIBUN-TIMUR/Ilham Mulyawan
Pelatih PSM Robert Rene Alberts 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - ‎Pada kompetisi Liga 1 2017 lalu, PSM sukses meraih dua kali kemenangan atas Persela Lamongan dengan total 6 poin diraih. Tapi tahun ini Laskar Pinisi gagal mengulang kesuksesan itu setelah kalah sekali dan imbang sekali.

Putaran pertama PSM kalah dari Persela dengan skoor 3-2. Kini kedua tim kembali berjumpa di putaran kedua yaang dilangsungkan di Stadion Surajaya, Jumat (10/8/2018). Sayangnya skuad asuhan Robert Rene Alberts itu gagal revans setelah ditahan imbang 1-1.

Padahal awalnya PSM sempat memimpin melalui gol Ferdinand Sinaga di menit ke-3. Gol sundulan itu dicetaknya usai menerima umpan silang dari Marc Klok‎.

Sayangnya keunggulan itu tidak berlangsung lama setelah tuan rumah menyamakan kedudukan setelah Diego Assis mencetak gol di menit ke-14 setelah memanfaatkan kesalahan pemain PSM di area pertahanan sendiri.

Hasil ini kian memperpanjang hasil minor tim dalam empat pertandingan terakhir. Sebelum imbang lawan Persela, Hasim Kipuw cs kalah dari PSMS Medan, kemudian imbang lawan PSIS Semarang dan Perseru Serui‎. Yang membuat miris, karena ketiga tim ini adalah penghuni papan bawah klasemen.

Baca: PSM Turun Peringkat, Ini Kata Robert Alberts

Baca: Bali United Menang, PSM Imbang, Persib Kalah: Ini Klasemen Liga 1 dan Jadwal Persib Selanjutnya

PSM pun harus menutup pekan ke-20 dengan finish Sementara di peringkat ketiga hingga libur panjang jelang Asian Games 2018 usai. Menanggapi kegagalan revans di kandang Persela, pelatih Robert Rene Alberts terlihat santai.

"Hasil ini saya pikir cukup adil untuk kedua tim. Kita ada kesempatan (mencetak gol) begitupun mereka," ujarnya usai pertandingan. Andai saja tak terjadi kesalahan hingga gol penyama kedudukan Persela, menurutnya jalan pertandingan mungkin berbeda.

"Mereka menekan kami dengan kesalahan yang kami buat, kalau saja itu (kesalahan) tidak terjadi bisa beda jalannya pertandingan‎. Kita buat kesalahan hingga kita kemasukan gol. Jelas saja saya kecewa tidak bisa mempertahankan keunggulan tersebut," jelasnya.

Walau ia kembali berkilah jika 10 menit sebelum babaak pertama beraakhi hingga awaal babaak kedua permainan timnya mulai membaik.(*)

Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved