Aniaya Anak Kandungnya, Pasutri di Tobadak Mamuju Tengah Diamakan Polisi

saat ini pasutri tersebut sudah di amankan di Mapolsek tobadak untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Aniaya Anak Kandungnya, Pasutri di Tobadak Mamuju Tengah Diamakan Polisi
HANDOVER
Pasangan suami istri di Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Tobadak. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Pasangan suami istri di Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Tobadak.

Pasangan suami istri tersebut diamankan atas dugaan penganiayaan terhadap anak kandung perempuan mereka sendiri berinisila F (11).

Pasangan suami istri tersebut dijemput oleh petugas di kediamannya, usai pihak kepolisian menerima laporan dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Mamuju Tengah, adanya seorang anak perempuan berinisial F dirawat dirumah sakit akibat kekerasan fisik yang diduga dilakukan oleh kedua orang tuanya.

Anak kandung korban penganiayaan orangtuanya
Anak kandung korban penganiayaan orangtuanya (Nurhadi/Tribun)

Kapolsek Tobadak IPDA H. Mino mengatakan, usai mendapat laporan pihaknya langsung bergerak menginterogasi korban di rumah sakit dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa terduga pelaku dan saksi - saksi yang diduga mengetahui adanya kejadian tersebut.

"Pelaku berusaha menyembunyikan kejadian sebenarnya dengan mengatakan bahwa korban F mengalami alergi makanan sehingga muncul luka - luka tersebut,"kata IPDA H. Mino dalam rilis yang diterima TribunSulbar.com, Jumat (10/8/2018).

"Kedua orang terduga pelaku diduga berbohong karena pada saat dilakukan pemeriksaan, keterangan mereka berbelit - belit dan bukti awal yang didapat dilapangan seperti luka yang dialami korban tidak sesuai dengan pengakuan terduga pelaku yang mengatakan kalau korban alergi makanan,"ujar IPDA H. Mino menambahkan.

IPDA H. Mino menuturkan, saat ini pasutri tersebut sudah di amankan di Mapolsek tobadak untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara korban sendiri masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit Mamuju Tengah akibat luka terbuka dan memar yang ada di sekujur tubuhnya.

"Kedua orang terduga pelaku telah kami amankan untuk diproses lebih lanjut, sedangkan korban masih menjalani perawatan di rumah sakit,"tuturnya.(*).

Penulis: Nurhadi
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved