Polisi Bakal Razia HP Pelajar di Jeneponto

Alasan utama pelaku pencabulan RWS tega melakukan aksi bejatnya terhada NH (7) lantaran pengaruh video porno.

Polisi Bakal Razia HP Pelajar di Jeneponto
muslimin emba/tribunjeneponto.com
Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto saat menggelar konferensi pers di aula Mapolres Jeneponto, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Kamis (9/8/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, Muslimin Emba

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Polres Jeneponto bakal melakukan razia handphone (HP) pelajar yang dibawa ke sekolah. Tujuan razia itu untuk mengecek koleksi gambar atau video yang ada di HP para pelajar.

Langkah itu diambil setelah seorang pelajar kelas tiga SMA di Jeneponto tega mencabuli murid kelas dua SD yang masih berusia tujuh tahun.

"Kita akan melakukan razia handphone para pelajar kita di Jeneponto, kita akan cek, dan kita akan suruh hapus gambar-gambar yang berkonten dewasa," kata Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto, saat menggelar konferensi pers terkait penanganan kasus pencabulan anak tujuh tahun (NH) yang dilakukan pelajar SMA (RWS).

Konfrensi pers itu berlangsung di aula Mapolres Jeneponto, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Kamis (9/8/2018) siang.

Baca: Terpengaruh Video Porno Penyebab RWS Tega Cabuli Anak 7 Tahun di Jeneponto

Baca: Cabuli Anak Tirinya Hingga Hamil, Nelayan Makassar Terancam 15 Tahun Penjara

Dalam kenfrensi pers itu, Hery Susanto mengungkap alasan utama pelaku pencabulan RWS tega melakukan aksi bejatnya terhada NH (7) lantaran pengaruh video porno.

"Saya sempat tanya-tanya tadi, kejadiannya kan hari Selasa siang, pengakuan pelaku (RWS) ini, ia terpengaruh oleh video film dewasa yang ditonton lewat handphone temannya waktu Hari Minggu," kata Hery Susanto.

Ada ratusan video porno yang dikoleksi rekan (identitasnya belum diketahui) R di handphonenya. "Katanya ada 400-an koleksi video begitu yang ada di handpone temannya itu," tuturnya.

Untuk menyukseskan pelaksanaan razia handphone pelajar, Hery Susanto mengaku akan memanggil pihak Dinas Pendidikan dan kepala sekolah yang ada di Jeneponto.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help