Warga Makale Protes Pelebaran Jalan, Ini Alasannya

Selain itu, warga setempat juga mengeluhkan tidak adanya pasokan air bersih karena aliran air dari pipa tidak masuk akibat

Warga Makale Protes Pelebaran Jalan, Ini Alasannya
risnawati/tribuntoraja.com
Proyek pelebaran jalan di sepanjang Jl Tritura Kecamatan Makale, Tana Toraja, Sulsel. 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Sejumlah warga memprotes proyek pelebaran jalan di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Pelebaran Jalan Tritura itu diprotes warga karena dinilai dapat membahayakan kesehatan masyarakat yang melintas akibat debu menganggu pernapasan.

"Kasihan anak sekolah, saat pulang sekolah berjalan kaki ke terminal Makale sekitar satu kilometer, mereka terganggu debu yang bertebaran," tutur warga Makale, Victor Rio kepada TribunToraja.com, Rabu (8/8/2018).

Selain itu, warga setempat juga mengeluhkan tidak adanya pasokan air bersih karena aliran air dari pipa tidak masuk akibat pengerjaan pelebaran jalan.

"Sampai empat hari air tidak mengalir, warga yang berjualan di kios dan warung juga merasa terganggu karena debu," jelasnya.

Victor berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Toraja melalui Dinas Kesehatan menyediakan dan membagikan masker untuk para pengendara yang melintas, termasuk siswa-siswi yang berjalan kaki.

"Pemkab juga harus berkoordinasi dengan PDAM agar menyiapkan kami air untuk keperluan sehari-sehari selama air dari PDAM tidak mengalir," tutup Victor.

Penulis: Risnawati M
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved