OPINI

OPINI Abidin Raukas: ‘Relasi’ Membangun Budaya Sekolah

Penulis adalah Kepala SMP Negeri 1 Rujukan Sengkang, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesu Selatan.

OPINI Abidin Raukas: ‘Relasi’ Membangun Budaya Sekolah
Facebook
Abidin Raukas 

Hal ini penting karena anak-anak memasuki ruang dan kelompok baru, sehingga orang tua pun demikian. Kebutuhannya juga berbeda dengan periode sebelumnya.

Resinergi ini kemudian dilanjutkan dengan penguatan yang sifatnya berkelanjutan dengan menggunakan pendekatan manajerial.

Kedua, sekolah bersama keluarga dan masyarakat harus melakukan analisis kebutuhan dan masalah.

Analisis ini akan yang menjadi petunjuk untuk membuat program kerja pada satuan pendidikan.

Sekolah akan mendapatkan dukungan penuh dalam pemenuhan kebutuhan dan penyelesaian masalah sekolah dengan menghadirkan keluarga dan masyarakat.

Yang perlu dilakukan oleh sekolah adalah melakukan pendekatan kooperatif untuk merangkul dan memaksimalkan peranan keluarga dan masyarakat tersebut.

Ketiga, tripusat pendidikan melakukan tahap evaluasi secara berkala untuk mengetahui capaian-capaian dan peningkatan yang diperoleh selama menjalankan satu program atau lebih.

Evaluasi ini juga akan menjadi dasar untuk melakukan perbaikan-perbaikan.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan sekolah bersama keluarga dan masyarakat membangun budaya sekolah dengan menggunakan teknik relasi ini akan mendorong guru dan siswa untuk maksimal dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Juga menjadi media untuk mewujudkan visi misi sekolah, sehingga tidak ada lagi sekolah yang harus dikotak-kotakkan oleh citraan masyarakat. (*)

Catatan: Tulisan di atas telah dimuat di halaman Tribun Opini - Tribun Timur edisi print, Selasa 7 Agustus 2018

Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved