OPINI

OPINI Abidin Raukas: ‘Relasi’ Membangun Budaya Sekolah

Penulis adalah Kepala SMP Negeri 1 Rujukan Sengkang, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesu Selatan.

OPINI Abidin Raukas: ‘Relasi’ Membangun Budaya Sekolah
Facebook
Abidin Raukas 

Pada hakikatnya, budaya sekolah berperan penting dalam pembentukan karakter siswa.

Budaya sekolah sebagai karakter atau ciri khas yang terdapat pada sekolah tersebut akan memberikan citraan pada masyarakat, di mana nilai citraan itu sangat bergantung pada kesehariannya.

Misalnya, budaya cerdas, religius, berkarakter, kreatif, inovatif, dan lain sebagainya akan menghasilkan citraan positif.

Sedangkan budaya tidak disiplin, kelas dan jam kosong, pembelajaran monoton dan tertinggal, pasif, dan lain sebagainya akan menghasilkan citraan negatif.

Pada sekolah yang dilabeli favorit, yang bekerja membangun budaya sekolah adalah semua unsur di dalam tripusat pendidikan.

Sebaliknya, pada sekolah yang tidak berlabel favorit, yang bekerja tentu hanya sebagian unsur saja.

Budaya sekolah juga bergantung pada kekuatan sinergi semua pihak.

Utamanya tripusat pendidikan, yakni penguatan dari keluarga, rancangan program-program sekolah yang kreatif dan inovatif, dan kepedulian yang tinggi dari masyarakat untuk turut mendampingi dan mengawasi.

Penulis merumuskannya sebagai teknik Relasi (resinergi, analisis, dan evaluasi).

Pertama, sekolah harus melakukan resinergi setiap tahun pelajaran baru dimulai.

Halaman
1234
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help