OPINI

OPINI Abidin Raukas: ‘Relasi’ Membangun Budaya Sekolah

Penulis adalah Kepala SMP Negeri 1 Rujukan Sengkang, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesu Selatan.

OPINI Abidin Raukas: ‘Relasi’ Membangun Budaya Sekolah
Facebook
Abidin Raukas 

Oleh: Abidin Raukas SPd MSi
Kepala SMP Negeri 1 Rujukan Sengkang

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2018/2019 memiliki warna baru yang membuatnya berbeda dengan tahun lalu.

Sekolah menerapkan sistem zonasi sebagaimana yang diatur dalam Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 tentang PPDB.

Disebutkan bahwa sekolah yang diselenggarakan oleh pemda wajib menerima calon peserta didik berdomisili pada radius zona terdekat dari sekolah dengan kuota paling sedikit 90% dari total jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima.

Aturan ini pun menuai sejumlah permasalahan, utamanya dari kalangan orangtua dan siswa yang mengincar sekolah favorit.

Tampak yang ditimbulkannya cukup menggugah keprihatinan kita semua, utamanya pemalsuan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) –sebagai salah satu syarat alternatif- yang terjadi di beberapa daerah.

Dunia pendidikan yang seharusnya menjadi lembaga formal pendidikan nilai-nilai kebaikan pun menjadi tercoreng.

Kejadian ini tidak akan terjadi jika semua sekolah mampu menjadi favorit. Yang diinginkan dan dibutuhkan oleh orang tua adalah peningkatan kualitas pendidikan anak dan sesuai dengan pengembangan minatnya.

Hal tersebut mereka yakini bisa diperolehnya di sekolah favorit.

Mengejar sekolah favorit bukan semata-mata karena prestise, namun lebih disebabkan oleh tingginya kesadaran orangtua dan masyarakat tentang pentingnya pendidikan berkualitas.

Halaman
1234
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help