Home »

Luwu

Ketua Perpadi Luwu Soroti Gudang Bulog di Lare-lare

Lanjut Wahyu, jika fasilitas ini bisa difungsikan dengan baik maka dapat menyerap sekitar 20 persen dari hasil panen masyarakat.

Ketua Perpadi Luwu Soroti Gudang Bulog di Lare-lare
desy/tribunluwu.com
Ketua Perpadi Luwu, Wahyu Napeng 

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Luwu, menyoroti gudang dan penggiligan milik Perum Bulog tidak memaksimalkan fungsinya.

Gudang dan penggilingan tersebut berada di Desa Lare-lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ketua Perpadi Luwu, Wahyu Napeng menilai, aset tersebut jika dimanfaatkan dengan baik bisa sangat membantu petani di Luwu.

Selain itu, Anggota DPRD Luwu ini menilai jika aset ini sangatlah mubazir jika tidak dimanfaatkan dan akan menyebabkan kerugian negara.

"Atas nama Perpadi kami mengingkan bahwa fasilitas yang dimiliki BUMN (Badan Usaha Milik Negara) termasuk Bulog yang berada di Bua tolong difungsikan, agar masyarakat merasakan hasil panen menjelang panen raya. Aset ini sangatlah sia-sia jika dibiarkan begitu saja," ujarnya, Rabu (8/8/2018).

Lanjut Wahyu, jika fasilitas ini bisa difungsikan dengan baik maka dapat menyerap sekitar 20 persen dari hasil panen masyarakat.

"Ini soal penyerapan hasil panen, kalau gudang dan penggilingan itu difungsikan maka bisa menampung hasil panen petani, minimal 20 persen bisa ditampung," ungkapnya.

Dalam kesempatan ini juga, Perpadi rencananya akan melakukan pertemuan dengan Bulog menanyakan kendalanya.

"Jika Bulog tidak bisa kelolah, silahkan pihak ketigakan. Hal ini harus dilakukan agar harga di lapangan bisa pro kepada petani, sehingga tidak ada lagi pengusaha dari luar yang masuk ke Luwu mempermainkan harga dilapangan," tegas Wahyu Napeng.

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help