Dikunjungi Anggota DPRD Toraja Utara, Ini Keluhan Warga Buntupepasan

Masalah sumber mata air di Salu Siaga, Lembang Sapan menjadi persoalan warga sekitar, dimana pengambilan air bersih oleh PDAM

Dikunjungi Anggota DPRD Toraja Utara, Ini Keluhan Warga Buntupepasan
risnawati/tribuntoraja.com
Anggota DPRD Toraja Utara Komisi III Bidang Pembangunan, Germianus Sulo.

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Anggota Legislatif DPRD Toraja Utara Komisi III Bidang Pembangunan, Germianus Sulo membeberkan keluhan masyarakat di Kecamatan Buntupepasan.

Beberapa keluhan yang diserap yakni infrastruktur jalan, persoalan kerjasama mata air Salu Siaga dan tidak berfungsinya pasar di beberapa Lembang (Desa).

"Lebih utama yang dikeluhkan masyarakat yakni akses jalan ke Buntupepasan, dimana melewati jalan menuju wisata Batutumonga banyak berlubang, setelah melihat diberita, langsung diperintahkan Kepala Desa untuk menimbun jalan berlubang itu sementara," tutur Germianus dari Fraksi Gerindra, Rabu (8/8/2018).

Masalah sumber mata air di Salu Siaga, Lembang Sapan menjadi persoalan warga sekitar, dimana pengambilan air bersih oleh PDAM Toraja Utara tidak sesuai kesepakatan dan perjanjian warga dengan Bupati Toraja Utara.

Ada empat poin kesepakatan, yakni bagi hasil 10 persen dari retribusi air minum PDAM, pemasangan pipa air bersih di rumah warga sekitar mata air Salu Siaga, pembangunan irigasi dan jalan poros To Dama-Sapan sepanjang 10 kilometer.

"Fungsi pasar di Buntupepasan mati, disebabkan masuknya kampas yang menjual ke rumah warga, sehingga pasar kampung di sana sangat sepi," jelas Germianus.

"Mewakili warga saya sampaikan kepada Pemerintah untuk diusulkan ke desa dan kecamatan, agar melarang kampas itu masuk, hanya boleh berdagang di pasar sentral," tutupnya.

Dia berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara agar serius memperhatikan masalah di daerah Buntupepasan karena warga sudah muak dengan janji yang dilontarkan.

Penulis: Risnawati M
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help