Kebakaran di Tinumbu Telan 6 Korban Tewas, Keluarga Duga Ada yang Sengaja Membakar?

Sebelum kejadian, salah satu korban Fahri, berselisih paham dengan salah satu kawanan geng motor

Kebakaran di Tinumbu Telan 6 Korban Tewas, Keluarga Duga Ada yang Sengaja Membakar?
sanovra/tribuntimur.com
Puing sisa kebakaran saat polisi menyelidiki kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Jl Tinumbu, 166B, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Senin (6/8). Hasil pengumpulan bukti dan keterangan di TKP, polisi menemukan kejanggalan. Seperti adanya indikasi seolah-olah terdapat unsur kesengajaan dari kebakaran yang merenggut enam jiwa ini. 

Setelah itu, kata Azis, kawanan yang membawa senjata api rakitan Paporo dan panah kembali mendatangi rumah korban, Senin (6/8/2018), sekira pukul 02.00 Wita.

"Bapaknya sudah mau bayar hutangnya anaknya, tapi pelaku bilang, saya tidak butuh uangnya lagi, saya butuh anakmu, kasih keluar Fahri," ungkap Azis.

Namira Ramadhani calon sarjana Yapma yang menjadi korban meninggal di kebakaran Tinumbu, Senin (6/8/2018)
Namira Ramadhani calon sarjana Yapma yang menjadi korban meninggal di kebakaran Tinumbu, Senin (6/8/2018) (TRIBUN TIMUR/CITIZEN REPORTER)

Diduga pelaku yang mengetahui Fahri sembunyi di rumah neneknya, kemudian bergerombol ke sana. Hingga akhinya sekira pukul 03.40 Wita terjadi kebakaran.

Bakal Lakukan Otopsi

Terkait dugaan pihak keluarga, penyidik Polrestabes Makassar bekerjasama tim Biddokes Bhayangkara dan Inafis Polda Sulsel, akan melakukan otopsi jika perlu.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Anwar Hasan mengatakan, tim penyidik akan memberi pilihan menempuh jalur hukum jika memang terjadi pidana.

Baca: Sudah Cukup Bruce Djite! Saatnya PSM Punya Penyerang Baru di Putaran Kedua? Siapa Penggantinya?

Baca: Resmi, Sandro Striker Anyar Pengganti Bruce Djite Direkrut PSM, Apa Bisa Dimainkan di Pekan ke-19?

"Tentu kita akan lanjut menyelidikan ini jika keluarga mau otopsi agar diketahui apa ada terjadi tindak pidana atau tidak, tergantung pihak keluarga," kata Anwar.

Tapi, lanjut Anwar, saat ini empat dari enam jenazah sudah dipulangkan untuk dimakamkan. Mereka adalah, Bodeng, Musdalifa, Hijaz, dan Namira Ramadina.

Sedangkan dua jenazah lain seperti, H. Sanusi dan Fahri masih akan menjalani proses pemeriksaan mendalam oleh tim Biddokes di RS Bhayangkara Makassar.

Suasana saat polisi menyelidiki kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Jl Tinumbu, 166B, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Senin (6/8). Hasil pengumpulan bukti dan keterangan di TKP, polisi menemukan kejanggalan. Seperti adanya indikasi seolah-olah terdapat unsur kesengajaan dari kebakaran yang merenggut enam jiwa ini.
Suasana saat polisi menyelidiki kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Jl Tinumbu, 166B, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Senin (6/8). Hasil pengumpulan bukti dan keterangan di TKP, polisi menemukan kejanggalan. Seperti adanya indikasi seolah-olah terdapat unsur kesengajaan dari kebakaran yang merenggut enam jiwa ini. (sanovra/tribuntimur.com)

"Dua jenazah yang belum dipulangkan masih diperiksa berdasarkan informasi dan kejanggalan-kejanggalan yang kita temukan dilokasi kebakaran," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help