Belum Ada Sertifikat Halal dari MUI, Imunisasi Campak Tetap Berjalan di Toraja Utara

ampanye program imunisasi campak dan rubella masih tetap berjalan di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Belum Ada Sertifikat Halal dari MUI, Imunisasi Campak Tetap Berjalan di Toraja Utara
HANDOVER
Pencanangan Kampanye Program Imunisasi Campak dan Rubella di Sekolah Lentera Harapan (SLH), Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, Kamis (2/8/2018). 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Kampanye program imunisasi campak dan rubella masih tetap berjalan di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Terkait kontroversi kehalalan vaksin Measles Rubella (MR) yang belum di keluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), beberapa daerah ada yang menghentikan program yang dicanangkan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) tersebut.

"Sampai hari, imunisasi masih berjalan saja di sekolah-sekolah tiap Kecamatan," tutur Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Agustinus Rante kepada TribunToraja.com, Selasa (7/8/2018).

Menurut Agustinus, terkait kejelasan vaksin MR yang belum dikeluarkan sertifikat halalnya dari MUI tidak menganggu proses vaksin imunisasi karena di Toraja Utara beberapa tidak meributkan hal tersebut.

"Di Toraja mayoritas Kristen, tapi selama program ini berjalan tidak ada sama sekali protes dari orangtua siswa-siswi yang muslim," jelasnya.

"Jadi kami tetap jalankan program imunisasi, 21 kecamatan sudah melakukannya dan sementara berjalan sejak tanggal 3 Agustus 2018, hingga saat ini sudah 10 persen selesai," tutup Agustinus.

Imunisasi Campak dan Rubella di Toraja Utara menyasar anak-anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di SD dan SMP setiap Kecamatan, dan pencanangan kampanye imunisasi sudah dilaksanakan secara simbolis di Sekolah Lentera Harapan (SLH) Rantepao.

Penulis: Risnawati M
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help