Wabup Luwu Utara Hadiri Peringatan Harkopnas di Makale

Bagaimana menghidupkan dan membangun kembali koperasi yang bisa merasuk ke semua sistem perekonomian.

Wabup Luwu Utara Hadiri Peringatan Harkopnas di Makale
handover
Wakil Bupati Luwu Utara, Muhammad Thahar Rum (tengah) 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MAKALE - Wakil Bupati Luwu Utara, Muhammad Thahar Rum menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-71 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/8/2018).

Ketua DPD Partai NasDem Luwu Utara tersebut ditemani Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DP2KUKM) Luwu Utara, Muslim Muhtar.

Thahar mengatakan, dalam pengembangan penyelenggaraan koperasi di Indonesia, pemerintah pusat tengah gencar melakukan upaya reformasi total koperasi.

Reformasi total koperasi, kata Thahar, maksudnya adalah bagaimana membangun koperasi secara baik dan benar dalam rangka pembangunan di sektor ekonomi yang berbasis ekonomi kerakyatan.

Baca: Nurdin Halid dan Jokowi Mesra di Peringatan Harkopnas

Baca: Nurdin Halid Sopiri Presiden Jokowi di Harkopnas ke-71

"Sudah disebutkan kalau seluruh daerah kabupaten/kota dan provinsi diharapkan untuk melakukan yang namanya reformasi total koperasi, yaitu bagaimana melakukan reorientasi koperasi dan rehabilitasi koperasi," ujar Thahar via rilisnya ke TribunLutra.com, Minggu (5/8/2018).

Reorientasi koperasi adalah bagaimana menghidupkan dan membangun kembali koperasi yang bisa merasuk ke semua sistem perekonomian.

"Ini yang harus terbangun di koperasi ke depan. Nilai-nilai keswadayaan dan nilai-nilai kerjasama harus terbangun di situ. Semuanya harus ada di koperasi. Reorientasi semacam ini harus dibangun ke depan secara bersama,” tuturnya.

Bagaimana dengan rehabilitasi koperasi? Thahar menyebutkan dibutuhkan data akurat yang bisa menunjukkan berapa besar kemampuan dari koperasi itu.

"Harus terbangun database yang nantinya terintegrasi mulai dari daerah sampai ke pusat. Ini memudahkan kita dalam melihat mana koperasi yang mati segan hidup pun tak mau," kata mantan kepala Dinas Pendidikan Luwu Utara.(*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help