Liga 1 Indonesia

Pelatih PSM Makassar: Seharusnya Ada Tambahan Waktu Lagi

Saking jengkelnya, sempat ada oknum penonton sampai turun menuju area lapangan pertandingan untuk memprotes wasit.

Pelatih PSM Makassar: Seharusnya Ada Tambahan Waktu Lagi
abdiwan/tribuntimur.com
Tim PSM Makassar menghadapi Perseru Serui dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/8). Pertandingan antara PSM Makassar dengan Perseru berakhir imbang 2-2. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, ILham Mulyawan

TRIBUN TIMUR.COM MAKASSAR - Sepanjang pertandingan antara tuan rumah PSM melawan Perseru Serui, tidak sedikit penonton menyoroti kinerja wasit Dwi Susilo bersama dua asistennya Samsuddin dan Heri Rizky.

Ketiganya dinilai banyak mengeluarkan keputusan yang cukup merugikan PSM.

Saking jengkelnya, sempat ada oknum penonton sampai turun menuju area lapangan pertandingan untuk memprotes wasit.

Petugas keamanan internal panpel, para Stewards dengan sigap langsung mengamankan oknum penonton itu.

Baca: Ini Kunci Keberhasilan Perseru Tahan Imbang PSM

Kubu tim PSM pun tak jarang kerap kali mendatangi wasit cadangan yang bertugas di pinggir lapangan, Fariq Hitaba untuk memperotes.

Namun usai pertandingan, pelatih Robert Rene Alberts tidak mau banyak berkomentar soal kinerja wasit.

“Saya pikir wasit juga ingin berusaha bekerja dengan baik, “ujar Robert kepada awak media saat sesi jumpa pers.
Satu hal yang ia sayangkan adalah tambahan waktu lima menit babak kedua itu seharusnya masih bisa ditambah.

Alasannya ada pemain yang tengah jatuh di lapangan setelah berbenturan saat permainan berlangsung.

“Namun waktu saya bertanya kepada perangkat pertandingan, tidak (ada) bisa menjawab. Terus terang ini bertentangan dengan aturan. Jika dalam masa tambahan waktu kemudian ada pemain jatuh karena kesakitan misalnya, maka ini dihitung jeda sehingga seharusnya ada tambahan waktu lagi, “keluh Robert.(TRIBUN-TIMUR.COM)

Penulis: Ilham Mulyawan
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved